Jurnal 2 : Tahap Kupu-Kupu

By Dee_Arif - May 15, 2020





Alhamdulillah sudah masuk pekan kedua di tahap kupu-kupu. Pekan ini adalah waktunya untuk membuat penilaian pribadi dan mengungkapkan perasaan saat saling bertemu.


Sebagai Mentor


Di tahap kupu-kupu ini saya memberanikan diri menjadi mentor fitrah based education (fbe). FBE ini adalah skill yang sudah saya dalami selama 4 tahun terakhir.


Saya belajar dari banyak sumber. Pertama tentu dari Ustadz Harry Santosa secara langsung, sebagai founder dari FBE. Belajat dari buku-buku yang beliau tulis. Mulai dati buku Fitrah Based Education, Renungan Pendidikan Fitrah dan Fitrah Based Learning. Selain itu juga melalui family coaching dengan Ustadz secara langsung.






Kedua, saya juga banyak belajar dari komunitas HEBAT (Home Education Based on Akhlak  & Tallent). Saya tergabung dalam grup HEBAT chapter Surabaya-Sidoarjo.


Ketiga, saya juga belajar ilmu-ilmu lain yang mendukung FBE. Ada ilmu tallent mapping, pandu 45 dan portofolio.
Penerapan FBE di keluarga saya selalu saya dokumentasikan. Dokumentasinya melalui digital maupun secara fisik. Secara digital saya punya album khusus di fb. Album yang berisi tentang semua kegiatan home education berbasis fitrah yang sudah kami terapkan. Albumnya saya setting privat.
Tetapi ada juga yang saya share ke publik. Ada instagram dan blog yang khusus membahas penerapan FBE di rumah kami. Instagramnya ada di @pustaka_zahra dan dalam blog Home Education Centre.






Secara fisik saya juga sudah mendokumentasikan dalam sebuah buku solo. Buku saya yang berjudul "Ibuku adalah Sekolah Terbaikku". Buku ini alhamdulillah sudah naik cetakan ketiga kalinya. Dan sudah terjual sebanyak 3800 eksemplar. Buku ini bercerita tentang pengalaman keluarga kami dalam menerapkan FBE di usia pra latih.



Lebih lengkapnya cerita tentang skill FBE bisa dilihat disini.





Saya sudah melakukan video call dengan 3 mentee saya. Kami melakukan video call lewat facebook messenger. Sebenarnya ada 4 mentee. Hanya yang satu sedang tidak enak badan, makanya kami belum sempat melakukan video call.


Pertama, ada mbak Ariyantika dari Blora. Sejauh ini FBE masih menjadi hal yang baru bagi mbak Ariyantika. Mbak Ariyantika belajar FBE mulai dari cerita Bu Septi dan menbaca buku FBE Ustadz Harry. Dengan mbak Ariyantika nanti pola mentoringnya adalah Mentor-Mentee.





Kedua, ada mbak Nur Khayatun dari Yogya. Bagi mbak Nur, FBE adalah hal yang baru. Baru tahu saat ikut seminar Ustadz Harry. Mbak Nur juga baru mempelajari framework FBE. Dengan mbak Nur pola mentoringnya adalah Mentor-Mentee.




Ketiga, ada mbak Ika Damayanti dari Surabaya. Mbak Ika sudah tiga tahun mendalami FBE. Mbak ika juga sudah mempelajari portofolio dan tallents mapping. Dengan mbak Ika pola mentoringnya adalah permentorship (belajar bersama).





Keempat, ada mbak Tia Purnama dari Tanjung Pinang. FBE baru setahun ini dipelajari oleh mbak Tia. Belajar dari buku Ustadz Harry juga mendengarkan ceramah ustadz di spotify. Dengan mbak mbak Tia pola mentoringnya adalah mentor - mentee. Pekan ini saya belum sempat video call an dengan mbak Tia. Mbak Tia sedang tidak enak badan.


Saya senang bisa ngobrol bareng dengan para mentee. Kami bisa saling mengenal lebih dekat.


Oh ya, jadwal mentoring kami seminggu dua kali. Hari rabu dan jum at setiap pukul 09.00-10.00 wib melalui facebook messenger.


Sebagai Mentee


Di tahap kupu-kupu ini saya menjadi mentee mbak Rahma. Saya belajar tentang blogging kepada mbak Rahma. Khusunya bagaimana menghasilkan artikel yang SEO friendly.


Blogging adalah skill yang sudah 2 tahun saya jalani. Saya belajar banyak dari teman-teman blogger yang lebih senior. Website dari mbak Carolina Ratri adalah rujukan favorit saya dalam belajar ilmu blogging. Juga dari buku yang ditulisnya, "Blogging : Have Fun and Get the Money.




Saya juga belajar SEO dari mas Qbenk di grup SEO MOMS. Sejauh ini teknik SEO yang sudah saya praktekkan adalah SEO on page. Saya masih kesulitan menerapkan SEO offpage.


Saya berharap mbak Rahma bisa membantu saya menghasilkan konten yang SEO friendly. Juga belajar menerapkan SEO offpage.


Pekan ini belum sempat video call dengan mbak Rahma. Tetapi saya sudah kirim video tentang sejauh mana skill blogging saya. Ini adalah videonya.




Skill mbak Rahma tidak diragukan lagi. Beliau sudah lama di dunia blogging. Jadi pastinya nanti pola mentoringnya adalah mentor - mentee.


Baiklah ini cerita saya tentang pekan kedua mentorship di tahap kupu-kupu. Semoga di pekan-pekan berikutnya berjalan lancar. Baik sebagai mentor maupun mentee. Amin..

  • Share:

You Might Also Like

1 comments

  1. waah seru sekali buncek ini ya mba, kita bisa cari mentor dan jadi mentee. mentee nya banyak sekali, kereen! aku mau dong ikutan belajar FBE, dishare di blog ini ga mba? btw, lanjut bunpro kah? aku ambil cuti dulu, InsyaAllah next class ikutan lagi ^^

    ReplyDelete