Kala Si Kecil Ikut Gerakan Adopsi Hutan

By Dee_Arif - August 22, 2020

Adopsi Hutan
 




Gerakan Adopsi Hutan - Sebelum tidur, saya selalu membacakan buku kepada anak-anak. Kali ini buku yang kami baca judulnya "Spesies Apa yang Terancam Punah". Cerita dalam buku ini sangat menarik. Setelah membaca buku, kami terlibat obrolan panjang, anak-anak ingin tahu mengapa hewan dan tumbuhan terancam punah. Apa yang terjadi bila hewan dan tumbuhan punah. Dan bagaimana bisa melindungi hewan dan tumbuhan. Hingga mereka juga tertarik dengan gerakan adopsi hutan.


Adopsi Hutan
Membaca buku sebelum tidur | Dokpri




Hutan dan Kehidupan


Adopsi Hutan
Hutan dan Kehidupan | Pixabay


Anak-anak ingin tahu, kenapa hewan dan tumbuhan bisa punah. Saya pun mulai bercerita. Saya awali dengan bercerita tentang hutan.

Selama ini anak-anak mengenal hutan sebagai tempat dimana banyak pohon-pohon tumbuh. Hutan juga menjadi tempat bagi banyak hewan.

Saya menceritakan kepada anak-anak bahwa hutan bukan hanya tempat tinggal bagi tumbuhan dan hewan saja. Hutan adalah sumber kehidupan. Hutan membantu kelangsungan hidup manusia.

Dari hutan manusia bisa mendapat sumber pangan yang beranekaragam. Hutan juga menyediakan beragam tanaman obat yang berkhasiat. Hutan pula yang membantu menyediakan udara dan air bersih bagi kehidupan manusia.

Bahkan hutan juga memberikan perlindungan bagi manusia dari beragam bencana. Hutan mencegah terjadinya beragam bencana seperti banjir, erosi hingga tanah longsor.

Begitu besarnya peran hutan bagi kehidupan. Tanpa hutan, kehidupan tidak pernah ada. Jadi, tentu sangat penting bagi kita semua untuk melestarikan hutan.


Dampak Kerusakan Hutan


Adopsi Hutan
Kerusakan Hutan | Pixabay


Hutan sebagai sumber kehidupan tentu harus dijaga dengan baik. Namun sayangnya, beragam aktivitas manusia seperti penebangan liar, pembukaan lahan, pemburuan liar dan lain sebagainya membuat hutan menjadi rusak.

Kerusakan hutan ini nanti juga akan merugikan manusia sendiri. Selain kehilangan sumber pangan dan terancam krisis air serta udara bersih, masih banyak dampak negatif dari kerusakan hutan.

Pertama, adanya perubahan iklim. Perubahan iklim terjadi ketika hutan tak lagi mampu menyerap gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global. Suhu bumi meningkat, perubahan iklim yang ekstrim akan terjadi.

Kedua, kerusakan hutan juga menyebabkan tumbuhan dan hewan punah. Menurut National Geographic, sekitar 70% tumbuhan dan hewan hidup di hutan. Kerusakan hutan akan mengancam habitat mereka, hingga akhirnya mereka menjadi punah.

Ketiga, terganggunya siklus air. Hutan yang terdiri dari banyak pepohonan memiliki peran penting dalam siklus air. Bila tak lagi ada pohon di hutan, maka siklus air menjadi terganggu. Curah hujan akan semakin sedikit.

Keempat, kerugian ekonomi. Hutan menjadi sumber ekonomi. Banyak masyarakat menggantungkan hidupnya dari hutan. Kerusakan hutan akan membuat banyak orang kehilangan penghasilan.

Kelima, mempengaruhi kualitas hidup. Hutan yang rusak akan membuat kita kesulitan mendapatkan udara dan air bersih. Tentu ini bisa mempemgaruhi kualitas hidup kita. Kesehatan kita pun terancam.


Upaya Pelestarian Hutan

Setelah tahu banyaknya dampak negatif dari kerusakan hutan, tentu kita menjadi semakin sadar untuk melestarikan hutan. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk ikut serta melestarikan hutan.

Mulai dari tidak menebang pohon sembarangan, menjaga kebersihan hutan dari sampah, ikut serta menanam pohon hingga berdonasi untuk program pelestarian hutan.


Gerakan Adopsi Hutan


Adopsi Hutan
Adopsi Hutan |harihutanid


Saya pun bercerita tentang gerakan adopsi hutan. Ya, adopsi hutan ini menjadi salah satu upaya dalam menjaga kelestarian hutan. Adopsi hutan adalah program yang bertujuan menggalang donasi untuk upaya pelestarian hutan. Gerakan ini diluncurkan tepat pada perayaan Hari Hutan Indonesia pada tanggal 7 Agustus 2020.

Adopsi hutan adalah gerakan gotong royong menjaga hutan yang masih ada, mulai dari pohon tegaknya, hewannya, flora eksotisnya, serta keanekaragaman hayati lain di dalamnya. Melalui adopsi hutan, siapapun di mana pun bisa terhubung langsung dengan ekosistem hutan beserta para penjaganya.

Cara berpartisipasi dalam gerakan adopsi hutan ini sangat mudah. Kita bisa berdonasi melalui platform kitabisa.com.  Link donasi juga bisa kita dapatkan via laman situs harihutan.id. Klik menu Adopsi Hutan. Nanti kita bisa memilih nominal donasi dan metode pembayarannya.

Semua dana yang terkumpul dalam donasi ini, akan disumbangkan kepada lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pelestarian hutan.


Adopsi Hutan
Si Kecil Memberikan Uang Tabungannya | dokpri



Si kecil antusias mendengar cerita saya tentang gerakan adopsi hutan ini. Kemudian, dia pun memberikan celengannya. Katanya, sebagian uang dalam celengannya ini mau ia sumbangkan untuk gerakan adopsi hutan. Ah, saya pun terharu. Meski jumlah uang yang disumbangkan tidak besar, saya senang. Ternyata si kecil sudah peduli dengan hutan. Dia ingin menjaga hutan, karena dia tahu bahwa hutan sangat penting untuk kehidupan. 


Adopsi Hutan
Donasi si kecil | Dokpri




Referensi :


1. 9 Dampak Akibat Kerusakan Hutan Bagi Lingkungan Hidup
https://wanaswara.com/9-dampak-kerusakan-hutan-bagi-lingkungan-hidup

2. Studi Terbaru : Dampak Iklim Karena Kerusakan Hutan Lebih Parah dari Perkiraan 
https://www.kompas.com/tren/read/2019/11/02/070300565/studi-terbaru-dampak-iklim-karena-kerusakan-hutan-600-persen-lebih-parah 




#HariHutanIndonesia
#HutanKitaJuara
#AdopsiHutan
#HIIXBPN
#BlogCompetitionSeries

  • Share:

You Might Also Like

60 comments

  1. Wuih, keren ya si kecil udah bisa berkontribusi untuk kelestarian hutan. Selamat ya dan terimakasih Cantik. Semoga hutan kita lestari selalu. Aamiin...

    ReplyDelete
  2. Jadi ingat waktu mahasiswa juga kami mengadakan acara serupa. Menggalang dana untuk berdonasi bibit di lahan2 yg sering terjadi longsor

    ReplyDelete
  3. Masya Allah si kecil antusias sekali, bahkan menyerahkan celengannya untuk kelestarian hutan. Saluuutt

    Suka deh sama program adopsi hutan ini, mengajak kita semua untuk peduli hutan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, alhamdulillah si kecil ingn berartisipasi

      Delete
  4. masya Allah aku yang receh ini terharu dong sama adek yang ngasih tabungannya untuk adopsi hutan. Sehat selalu ya mba sekeluarga

    ReplyDelete
  5. Saling memantau bagaimana perkembangan hutan, pohon apa saja atau lahan di bagian mana kering, dsb. Bagus ini cara adopsi hutan, karena kita harus saling menjaga hutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, ini upaya bersama untuk selamatkan hutan

      Delete
  6. Saya jadi inget dengan uwak-uwak di kampung ortu mba, taraf hidup mereka masih dibawah kemiskinan, dan masih sangat bergantung dengan hasil hutan dan sungai. Jika hutan mengalami perubahan mereka yang paling merasakan efeknya secara langsung

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah iya ya, masih banyak orang yang bergantung pada hutan

      Delete
  7. Wah bagus nih programnya mengingat hutan-hutan di Indonesia sudah banyak yang dirusak, keren juga nih si kecil sudah mulai ikut belajar.

    ReplyDelete
  8. Masya Allah si kakak daya empatinya luar biasa yaaa. Turut serta menjaga hutan dengan meredakan tabungannya buat Donasi. Good job kakak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama kak. Kayaknya aku pun perlu mengikuti jejak kaka untuk mengenalkan hal ini ke anak anak

      Delete
  9. Si adek udah bisa berdonasi ya, kok aq jadi malu karena selama ini nggak pernah kepikiran berdonasi buat pelestarian hutan. Hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk donasi mbak..
      nomilanya bisa piilih sesuai kemampuan kita lho

      Delete
  10. Wah bagus banget, dari kecil sudah diperkenalkan dengan alam, semoga semangat si kecil menular ke yang lain ya

    ReplyDelete
  11. Pelajaran berharga banget untuk si kecil, ikut berkontribusi melindungi hutan Indonesia. Pasti pengalamannya terkenang sampai besar deh mba..

    ReplyDelete
  12. program menyelamatkan hutan nya bagus ya apalagi melibatkan anak2 jadi ada pemahaman ttg pentingnya menjaga hutan sejak dini

    ReplyDelete
  13. Betul, Hutan ini harus dijaga bersama untuk masa depan anak cucu kita kelak.

    ReplyDelete
  14. Hutan musnah, hanya tinggal menunggu waktu manusia pun punah. Semoga orang yang sadar akan lebih banyak daripada yang serakah ya Mba. Sedih liat tiap tahun di tempatku selalu kebakaran hutan

    ReplyDelete
  15. Baca artikel ini aku malah jadi kangen mengeksplore hutan. Hehee.. Semoga hutan kita tetap lestari yaa.. Aamiinn

    ReplyDelete
  16. Duh membaca ini saya sedih mbak. Selama ini apa yang sudah saya lakukan untuk hutan. Terima kasih mbak untuk tulisannya

    ReplyDelete
  17. keren banget, mbaak.. menanamkan mindset untuk berkenan ikut kegiatan adopsi hutan sejak dini bisa jadi salah satu cara untuk menyelamatkan bumi di masa depan ya.

    ReplyDelete
  18. Alhamdulillah ada gerakan seperti donasi hutan ini. Insya Allah membantu mengatasi kerusakan hutan dan pemulihannya. Padahal adanya hutan penting untuk bumi

    ReplyDelete
  19. Ada banyak cara untuk berbuat, salah satuny donasi
    Juujur, ideny cerdasss
    Moga2 ke depan hal2 seperti ini benar2 bisa mendukung y

    ReplyDelete
  20. Wah, alhamdulillah si kecil ikut adopsi hutan ya kak. Semoga segera menular penyakit baiknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika semua ibu mengajarkan terlibat dalam adopsi hutan, hasilnya akan sangat maksimal dalam menjaga kelestarian hutan di Indonesia.

      Delete
  21. Masya Allah, si kecilnya dermawan banget, nih.
    Saya baru ngeh tentang gerakan adopsi hutan ini. Good idea dan gampang dijalankan. Sip.

    ReplyDelete
  22. Adopsi hutan, jelas efeknya positif banget. Semoga makim tinggi kesadaran masyarakat untuk ikut berperan dalam gerakan adopsi hutan demi kelangsungan hutan Indonesia.

    ReplyDelete
  23. Masya Allah semoga ananda menjadi anak yang senantiasa peduli dengan lingkungannya

    ReplyDelete
  24. Masyaallah, hebaat. Semoga berkah selalu rezekinya bun dan anak-anak bisa menjadi kebanggaan keluarga. Bisa jadi inspirasi untuk anak-anak lain nih, biar semakin cinta sama lingkungannya.

    ReplyDelete
  25. Masya Allah... dari kecil memang harus sudah ditanamkan pentingnya menjaga alam ya mbak. Dari hal simpel seperti berdonasi untuk adopsi hutan, anak-anak bisa ikut serta menyelamatkan bumi :)

    ReplyDelete
  26. Wah pintar banget nih si kecil sudah bisa berdonasi buat hutan. Memang sebaiknya kita juga menanamkan kepedulian pada lingkungan sejak kecil pada anak ya, mbak

    ReplyDelete
  27. Betul mbak, memang harus sejak dini ya menanamkan kesadaran lingkungan pada anak.

    Salut sama putrinya yang sudah ikut berpartisipasi untuk hutan Indonesia. 👍👍

    ReplyDelete
  28. Bagus banget mengenalkan anak-anak tentang pentingnya keberadaan hutan sejak dini. Supaya mereka jadi bisa lebih mencintai lingkungan

    ReplyDelete
  29. Keren...bagus jika diajarkan sejak dini kepedlian seperti ini. Begitu besarnya peran hutan bagi kehidupan. Tanpa hutan, kehidupan tidak pernah ada. Jadi, tentu sangat penting bagi kita semua untuk melestarikan hutan. Termasuk meneladankan pada anak-anak kita sebagai generasi mendatang

    ReplyDelete
  30. Wah dedek ikut semangat ya untuk berpartisipasi mengadopsi hutan. Bisa jadi inspirasi untuk adek2 yang lain ya.

    ReplyDelete
  31. Keren banget ini orangtuanya mengajarkan kepada si kecil untuk mencintai hutan Indonesia dengan melakukan adopsi hutan. Semoga kelak kamu bisa melihat hutan Indoensia yang indah dan bisa diceritakan nanti kalau kalian ikutan andil dalam donasi hutan Indonesia.

    ReplyDelete
  32. Wah keren si adek. kecil-kecil udah ikut adopsi hutan. Semua banyak orang dewasa yang malu nih. Soalnya adopsi hutan ini gak susah ya. Gak mesti juga butuh uang yang besar. Bisa dimulai dengan nominal yang kecil. Semoga banyak yang ikutan adopsi hutan kayak si adek ya.

    ReplyDelete
  33. waah keren nih si adik, mau membantu juga untuk adopsi hutan. semoga kelak hutan ini masih bisa dinikmati generasi mereka ya mbak.

    ReplyDelete
  34. Gerakan yang bagus ya, adopsi hutan ini. Dulu bingung gimana berkontribusi merawat hutan. Sekarang ada gerakan yang memudahkan

    ReplyDelete
  35. Terima kasih Dek, sudah ikut peduli dan cinta hutan ya!

    ReplyDelete
  36. Perubahan iklim entah sudah mulai terjadi atau belum, saya kurang paham. Namun terasa sekali kalau suhu udara saat ini makin panas terik. Apalagi buat saya yang tinggal di Bogor. Udah nggak berasa lagi dinginnya daerah ini. Semoga dengan adopsi hutan, hutan tetap terjaga untuk generasi selanjutnya.

    ReplyDelete
  37. Nah bagus ya anak sejak dini sudah diperkenalkan untuk menjaga kelestarian hutan. Makasih mba smoga semangat ini kita dukung

    ReplyDelete
  38. Anak2 usia berapa? Masih kecil sudah bisa menangkap bagaimana cara adopsi hutan, ya. Hebat! Anak saya masih 2.5 th, saya suka cerita bahwa di hutan ada banyak hewan dan tumbuhan, seperti yg ada di taman safari. Kan aslinya memang hutan rumah mereka. Tapi ada banyak alasan mengapa kemudian hewan2 tersebut tak lagi di hutan. Semoga hutan kita terus ada sampai anak cucu saya tahu dan mengenal hutan. Tugas kita sekarang adalah dg mengadopsi hutan

    ReplyDelete
  39. Masyaa Allah yah mba, dari mereka ini lah timbul secercah harapan buat keberlangsungan hutan Indonesia khususnya,, dari mereka yang ditanamkan value tentang pentingnya hutan Insyaa Allah bisa menjadi kampanye besar yang bermula dari anak-anak kita.. Aminn

    ReplyDelete
  40. Bagus nih mbak buat ngenalin anak-anak tentang hutan. Dan memberikan mereka kesempatan untuk ikut merawat hutan untuk masa depan

    ReplyDelete