Hari Kebersihan Menstruasi, Pentingnya Peran Ibu dalam Edukasi Bersih dan Sehat Saat Menstruasi

Hari Kebersihan Menstruasi

Bicara soal menstruasi, saya jadi ingat pengalaman saat mengalami menstruasi pertama (menarke). Kala itu saya berusia 11 tahun. Sepulang menonton bioskop bersama tante, celana saya ada bercak darahnya. Saya panik dan menangis. Saya takut ini adalah penyakit yang serius. 

Apa yang terjadi pada saya ini adalah hal wajar, karena saya belum pernah menerima informasi seputar menstruasi sebelumnya. Saat itu saya tinggal bersama nenek dan tante, kesibukan mereka membuat mereka belum sempat membicarakan seputar menstruasi kepada saya.

Ah, padahal bicara seputar menstruasi itu penting lho. Disini ibu punya peran yang besar. Ibu berperan penting dalam edukasi bersih dan sehat saat menstruasi. 

Hari Kebersihan Menstruasi

Pada tanggal 28 Mei diperingati sebagai Hari Kebersihan Menstruasi. Peringatan Hari Kebersihan Menstruasi ini mulai dilakukan sejak tahun 2014. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan dan kebersihan saat menstruasi. 

Baca Juga : Tips Ngemil Bijak

Angka "28" dipilih sebab rata-rata siklus menstuasi perempuan terjadi setiap 28 hari sekali. Dengan peringatan ini diharapkan setiap perempuan bisa menjalani masa menstruasinya dengan bersih dan sehat. 

Sehat dan Bersih Saat Menstruasi 

Beberapa hari lalu, saya berkesempatan mengikuti webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" sore tadi yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Kebersihan Menstruasi oleh Kementerian Kesehatan Indonesia dan POGI didukung oleh Mundipharma Indonesia. 

Hari Kebersihan Menstruasi


Ada empat narasumber dalam webinar ini , yaitu : 

⏺️ dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid (Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta)

⏺️ Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH (Anggota Pengurus Besar Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia)

⏺️ Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi (Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta)

⏺️ Adi Prabowo ( Head of Marketing, Digital and E-Commerce Mundipharma Indonesia


Tujuan dari webinar ini adalah meningkatkan kesadaran manajemen kebersihan menstruasi agar saat menstruasi perempuan bisa menjaga kesehatan dan kebersihan organ kewanitaannya. 

Baca Juga : Tingkatkan Emosi Positif Bayi Melalui Sentuhan

Sangat penting bagi perempuan untuk mengetahui manajemen kebersihan menstruasi ini. Bila perempuan tidak memahami manajemen kebersihan menstruasi, maka akan banyak dampak negatif yang akan ditimbulkan, seperti :

⏺️ Infeksi saluran reproduksi
⏺️ Infeksi saluran kemih
⏺️ Infeksi jamur
⏺️ Peningkatan risiko kanker serviks


Sayangnya kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya manajemen kebersihan menstruasi ini masih sangat rendah. Satu dari tiga anak perempuan mengganti pembalutnya setiap 4-12 jam sekali. Padahal seharusnya pembalut diganti setiap 4-5 jam sekali. 

Rendahnya kesadaran perempuan Indonesia akan manajemen kebersihan menstruasi ini dikarenakan banyak yang belum menerima informasi seputar menstruasi sebelum menarke. Satu dari dua anak perempuan tidak tahu apa yang harus dilakukan saat mengalami menstruasi pertama kalinya. 

Padahal, pemerintah juga sudah mengambil peran untuk mendorong peningkatan kesadaran manajemen kebersihan menstruasi. Selain perlindungan kebijakan dalam Peraturan Pemerintah No 61 Tahun 2014 Tentang  Kesehatan Reproduksi, pemerintah juga punya program-program yang mendukung peningkatan manajemen kebersihan menstruasi. 

⏺️ UKS (Usaha Kesehatan Sekolah)

UKS adalah kolaborasi sekolah dengan puskesmas dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat dan kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah.

⏺️ Posyandu Remaja

Posyandu remaja adalah sebuah wadah yang menfasilitasi remaja untuk mengetahui seluk beluk masa puber, termasuk tentang menstruasi. 

⏺️ Aku Bangga Aku Tahu

Penyuluhan rutin ke sekolah terkait kesehatan reproduksi dan penyakit infeksi menular seksual.

Hari Kebersihan Menstruasi

⏺️ Vaksinasi HPV

Pemberian vaksinasi HPV untuk mencegah risiko kanker serviks. Sasarannya adalah anak kelas  5 dan 6 SD.

Manajemen kebersihan menstruasi ini tidak hanya seputar sering mengganti pembalut saja. Tetapi juga termasuk cara membersihkan vagina yang baik dan benar saat menstruasi. 

Baca Juga : Prinsip CINTA Keluarga Kita Saat Menyusui

Saat menstruasi bersihkan vagina dengan air yang mengalir, gunakan shower akan lebih baik lagi. Basuh vagina dari arah depan ke belakang. 

Membasuh vagina tidak bisa menggunakan sabun mandi. Butuh cairan khusus pembersih vagina. Saat memilih cairan pembersih vagina, pilih yang memiliki pH normal. 

Jangan bingung mencari produk cairan pembersih vagina. Kini ada rangkaian produk lengkap Betadine untuk menjaga kesehatan dan kebersihan area kewanitaan. Dimana setiap jenisnya dibuat khusus sesuai dengan kondisi vagina. 

Hari Kebersihan Menstruasi

⏺️ Daily Protection

Gunakan Betadine Daily Protection untuk sehari-hari. Area kewanitaan memiliki perlindungan alaminya, jangan dirusak dengan sabun mandi biasa 

Betadine Daily Protection Ini mengandung pH normal, prebiotik, paraben free, hypoallergenic dan gynecologucally tasted yang bisa menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan sehari-hari. 

⏺️ Red Day

Saat menstruasi, risiko infeksi kuman meningkat. Kita perlu perlindungan ekstra agar terhindar dari infeksi kuman. Saat menstruasi gunakan Betadine Red Day yang merupakan cairan antiseptik dengan PVPI 10%.

Red Day ini bisa membantu kita mengatasi gejala infeksi kewanitaan saat menstruasi. Mulai dari keputihan, iritasi ringan, bau tak sedap dan gatal pada vagina. 

⏺️ Infection

Betadine Infection ini adalah cairan antiseptik dengan PVPI 10 % yang bisa membantu mengatasi infeksi pada area kewanitaan. 

⏺️ On the go

Betadine On the go ini bisa membantu kita menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan meski sedang berpergian. 

Semua produk Betadine ini bisa dibeli melalui e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia

Peran Ibu dalam Edukasi Bersih dan Sehat Saat Menstruasi

Hari Kebersihan Menstruasi

Terwujudnya manajemen kebersihan menstruasi ini dimulai dari adanya pengetahuan seputar menstruasi sebelum menarke. Disini ibu punya peran penting. Data menunjukkan bahwa ibu menjadi salah satu sumber yang diharapkan dalam pemberian informasi seputar menstruasi. 

Hari Kebersihan Menstruasi

Sayangnya, baik di Indonesia maupun beberapa negara lainnya, peran ibu dalam edukasi bersih dan sehat saat menstruasi ini masih sangat rendah. 

Baca Juga : Mengisi Tangki Cinta Si Sulung

Padahal jika informasi seputar menstruasi ini tidak dibicarakan, timbul berbagai masalah. Mulai dari munculnya beragam emosi negatif (takut, cemas, malu, marah), ketidaksiapan menghadapi menarke dan kesalahpahaman tentang menstruasi.

Bicara seputar menstruasi ini sebenarnya cukup mudah. Salah satu narasumber dalam webinar kemarin, yaitu Ibu Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi (Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta), berbagi tips bicara seputar menstruasi. 

⏺️ Ingat, Ibu = Paling Diharapkan

Ibu adalah sumber informasi yang paling diharapkan oleh anak perempuannya. Oleh karena itu, sebelum bicara seputar menstruasi kepada anak, Ibu perlu memiliki pengetahuan lengkap seputar menstruasi. Ibu juga perlu mempelajari teknik komunikasi yang tepat. 

⏺️ Bicara Menstruasi Tidak Tabu

Salah satu alasan kenapa Ibu masih sulit bicara menstruasi adalah karena menstruasi masih dianggap sebagai hal tabu untuk dibicarakan. 

Padahal, menstruasi itu penting untuk dibicarakan. Ibu tidak boleh mengganggap menstruasi itu tabu, karena berkaitan dengan menjaga kesehatan reproduksi. 

⏺️ Lakukan Berulang Kali

Bicara menstruasi tidak bisa dilakukan sekali saja. Lakukan berulang kali. Ajak anak bicara menstruasi sejak munculnya tanda-tanda pubertas. 

Ini akan membuat anak siap jika mengalami menarkenya. Anak akan tahu informasi seputar menstruasi sebelum dia mengalaminya. 

⏺️ Bersikap Positif

Isu-isu pubertas termasuk menstruasi adalah hal yang sensitif bagi remaja. Saat membicarakannya tunjukkan sikap positif. 

⏺️ Banyak Bertanya dan Berdiskusi

Saat mengajak anak bicara soal menstruasi, ajak anak berdiskusi. Dengarkan dan jawab setiap pertanyaan anak seputar menstruasi. Ibu juga bisa menceritakan pengalaman pribadi  secara positif.

Jika ada pertanyaan yang belum bisa dijawab, minta waktu kepada anak. Ibu bisa berpikir dan mencari informasi seputar dari pertanyaan yang dilontarkan anak. 

Hari Kebersihan Menstruasi

Bicara menstruasi dengan cara diskusi tentu lebih menyenangkan dibandingkan menceramahi anak. 

⏺️ Jelaskan Secara Konkrit

Gunakan anatomi tubuh sederhana saat menjelaskan tentang menstruasi. Tunjukkan pembalut dan cara memakainya. 


Penjelasan secara konkrit tentu akan membuat anak lebih mengerti. Bisa juga gunakan games.

⏺️ Jelaskan Pada Anak Laki-laki

Penjelasan seputar menstruasi ini tidak hanya untuk anak perempuan saja, anak laki-laki juga perlu tahu seputar menstruasi meski tidak terlalu mendetail. 

Mengapa? agar anak laki-laki busa menghargai dan memahami perempuan. Agar saat tahu ada anak perempuan yang mengalami menstruasi, tidak diejek atau dipermalukan. Tapi justru memberi bantuan. 

Baca Juga : Tips Menjadi Ibu Bahagia

Misalnya dengan menutupi teman perempuan yang mengalami bocor menstruasi di roknya. Atau membantu membelikan pembalut. Bisa juga dengan memberi minuman hangat kepada teman yang lemas saat menstruasi. 


Jadi, tunggu apalagi. Yuk bu, betikan edukasi menstruasi kepada anak. Agar anak bisa tetap sehat dan bersih saat menstruasi. 



Comments

  1. Keren banget nih acaranya. Sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan parenting untuk bu ibu. Sayangnya kuisnya kemaren gagal ya padahal udah join tuh saya. hehe

    ReplyDelete
  2. Betadine ternyata berbagai macam produknya ya .. dulunya saya tahunya cuma yang sebagai obat merah itu. Ternyata ada juga produk kebersihan area kewanitaan.

    ReplyDelete
  3. Mengetahui banyak macam produk dari Betadine Feminine Care kita jadi bisa menentukan mana yang cocok untuk kondisi kita ya. Mulai saat bepergian, saat haid, atau saat kena infeksi. Lengkap

    ReplyDelete
  4. Saya pas masih era 90-an dulu mungkin masih termasuk 1 dari 3 anak perempuan yang ganti pembalut tiap 4-12 jam sekali. Pakai pembalut pagi pas berangkat sekolah, gantinya siang hari pas pulang sekolah, atau kalo ngerasa mau tembus nih. Kekeke. Belum teredukasi dengan baik. Kalo sekarang sih udah tahu ganti pembalut itu harus 4-5 jam sekali. Harus diedukasikan juga dengan baik ke anak perempuan saya nanti.

    ReplyDelete
  5. Edukasi tentang kebersihan pas menstruasi ini penting banget ya Mbak. Apalagi bisa menyebabkan risiko kena berkembangnya bakteri penyebab infeksi penyakit serius. Beruntung sekarang ada Betadine Feminine Care dengan banyak pilihan dan praktis bisa dibawa kemana-mana.

    ReplyDelete
  6. Banyak banget fakta seputar menstruasi agar tidak berkelanjutan terus menerus. Peran ibu dalam memberitahu hal ini dan cara membersihkan

    ReplyDelete
  7. Kalo saya dulu pakai ritual mandi kembang Mbak, waktu pertama kali menstruasi

    Sesudah itu ibu saya lumayan galak, sampai sebel rasanya
    Ternyata merawat organ intim sangat perlu untuk kesehatan saya

    ReplyDelete
  8. Peran betadine membantu edukasi menstruasi bagus untuk kesehatan reproduksi wanita, bagaimana tips dan penjelasan lainnya

    ReplyDelete
  9. Sama nih Mbak saya waktu pertama kali haid juga nangis dan langsung mengurung diri di kamar. Nangisnya bukan karena takut tapi malu haha. Btw baru tahu jari menstruasi jatuh tanggal 28 Mei. Well teman webinarnya menarik sekali ya, mengedukasi dan membantu ibu agar bisa lebih aware terhadap kebersihan organ intim anak terutama ketika anan perempuany telah mengalami menstruasi

    ReplyDelete
  10. Peran ibu memang diperlukan untuk mengedukasi mengenai menstruasi ini. Bekal nih buat daku kedepannya nanti.

    ReplyDelete
  11. Ibu memang guru pertama bagi anak, termasuk dalam memberikan pengetahuan tentang kesehatan menstruasi ini.
    Semangat kita mempersiapkan anak remajanya menjadi seorang wanita yg sehat alat reproduksinya para bunda.

    ReplyDelete
  12. Berharap banget agar acara seperti ini bisa diadakan untuk anak-anak/remaja putri SMP dan SMA. Biar mereka dapat ilmu pengetahuan yang tepat tentang menstruasi. Bagus nih diselipkan diantara PJJ.

    ReplyDelete
  13. Tulisan yang bermanfaat. Meskipun saya cowok, tapi at least saya jadi tahu dan paham tentang menstruasi itu gimana. Kalau misal sudah beristri/punya anak perempuan, saya sebagai Bapak tidak buta soal ini

    ReplyDelete
  14. Anakku belum pernah vaksinasi HPV. Sepertinya perlu, ok noted. Betadine Daily Protection juga penting ya, biar kebersihan area kewanitaan terjaga.

    ReplyDelete
  15. Webinar Betadine ini sangat bagus bisa mengedukasi para ibu sehingga bisa dapat memberitahukan tentang menstruasi kepada anak perempuan mereka

    ReplyDelete
  16. Luar biasa ini zoominarnya ya Mba, penting banget digaungkan di sekolah dan masyarakat masih banyak yang belum tahu harus bagaimana bersikap

    ReplyDelete
  17. Pertama kali menstruasi aku gak panik karena teman-temanku udah lebih dulu menstruasi, jadi aku udah kayak tau oh aku juga bakal menstruasi nih nanti. Tapi pas cerita ke orangtua, tanggapan mereka biasa aja. Malah langsung nasehatin bearti aku sekarang udah gede dan bisa menjaga diri lebih rajin lagi. Harus tanggung jawab sama diri sendiri.

    ReplyDelete
  18. Area kewanitaan kalau tidak dijaga akibatnya fatal ya..

    ReplyDelete
  19. Bener banget nih gak cuma anak perempuan yang harus diedukasi soal menstruasi. Tapi laki juga. Biar paham cewek kalo PMS kayak apa :)))

    ReplyDelete
  20. Buat anak perempuan penting banget edukasi menstruasi agar tak salah ambil informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan

    ReplyDelete
  21. Seneng banget bisa ikuti webinar yang membajas seputar menstruasi bersama para ahlinya.
    Kadang kita melakukan hal yang justru keliru dan malah membuat daerah kewanitaan iritasi, seperti menggunakaan sabun biasa padahal Ph nya gak cocok ya mba.

    ReplyDelete
  22. Selama ini kalo mau ngobrol soal menstruasi sama anak suka malu sendiri ya kak, ya karena kita masih nganggap itu hal yang aneh buat dibicarakan padahal sebenarnya penting banget

    ReplyDelete
  23. Alhamdulillah, seneng banget sudah ada edukasi soal kebersihan menstruasi secara virtual gini. pengennya ntr juga kasih edukasi soal ini ke anak2 perempuan di sekitar rumah

    ReplyDelete
  24. Sebenarnya kebanyakan perempuan ternyata siklusnya 28 hari, ya.padahal, biasanya berpatokan pada tanggal yang sama tiap bulan

    ReplyDelete
  25. Penting banget ya edukasi dari seorang ibu soal menstruasi kepada anak ceweknya. Berhubung kedua anak saya cowok semua, secara perlahan saya juga ngasih edukasi soal menstruasi, terutama buat si sulung, biar dia juga tahu apa itu menstruasi. Apalagi saat ngeliat ibunya nggak sholat dan puasa saat datang bulan, jadi semakin tahu alasannya.

    ReplyDelete
  26. Aku kira semua anak perempuan udah paham masalah menstruasi ini. Ternyata kesadaran mereka menjaga organ intim masih tergolong rendah ya.

    Salut buat Betadine yang ngasih edukasi dan sosialisasi tentang materi ini. Harapannya, anak perempuan sekaligus ortu mengetahui seluk beluk menjaga organ intim itu.

    ReplyDelete
  27. Kebetulan aku jugaikut webinar ini dan senang sekali karena materi pembahasannya daging semua! Sangat inspiring!

    ReplyDelete
  28. Area kewanitaan kalau tidak dijaga akibatnya fatal ya, harus di edukasi

    ReplyDelete
  29. Zaman sekolah dulu kalau nyeri haid suka ke UKS. Karena nyerinya luar biasa sampai badan panas dingin, tapi mau cerita ke ibu takut. Dari UKS pun minim penyuluhan ttg siklus haid ini. Sekarang bukan hal tabu mengajarkan anak perempuan tentang siklus haid agar mereka paham

    ReplyDelete
  30. Pengetahuan menstruasi termasuk penting buat anak perempuan. Hal itu dimulai dibicarakan oleh lingkup terdekat, yaitu keluarga (dalam hal ini ibu ya). Tujuannya tentu untuk mengedukasi anak terkait menjaga kebersihan area kewanitaan.

    ReplyDelete
  31. hal kaya gini nih penting buat generasi muda, biar mereka makin aware sama perlindungan diri sendiri, klo ak sebagai cowo waktu kecil cuma heran, kenapa wanita dewasa selalu gak pernah tutug klo puasa ramadhan, pasti ada bolongnya, cuma ga tau kenapa hihihi

    ReplyDelete
  32. Setuju, Mbak. Ngomongin menstruasi itu bukan tabu, malah bs jadi gerbang buat pendidikan seks agar anak-anak mengerti. Biar bisa nyiapin diri saat remaja putri dapat haid pertama. Anak cocok kami pun kami edukasi soal haid biar ga gagap berteman dan bs melindungi teman dari rasa malu. Lengkapi dengan Betadine Feminine Care, biar sehat luar dalam!

    ReplyDelete
  33. Betul banget masih banyak remaja perempuan yang kebingan saat menarke nih karena kurangnya edukasi yang diberikan termasuk menjaga kebersihan menstruasi. Pemerintah sudah bikin kebijakan mudah-mudahan didukung berbagai pihak juga ya supaya manajemen kebersihan menstruais bisa berjalan

    ReplyDelete
  34. Webinar ini keren banget. Bersyukur saya juga bisa ikutan. Jadi ngerti gimana caranya mengedukasi anak perempuan tentang menstruasi, coz biasanya 'kan bingung musti mulai dari mana :)

    ReplyDelete
  35. saya juga meski anaknya masih usia 5 tahun udah mulai mencoba membicarakan tentang menstruasi ini melalui diskusi sehari-hari. Memang menjaga kebersihan saat menstruasi ini penting sekali, agar kita tetap sehat

    ReplyDelete
  36. Yes, memang kita harus rawat area kewanitaan dengan sabun yang tepat ya mbak. Betadine Daily Protection bisa digunakan untuk untuk sehari-hari

    ReplyDelete
  37. Walau haid pertama gak didampingi ibu. Aku masih bersykur diberi mbak yang telaten dn mau membantu aku dengan mengedukasi hal-hal positif.

    Sebab mengingt dulu kan para tetua sangat menjunjung tinggi mitos. Padahal belum tentu benar

    ReplyDelete
  38. Selama ini pakai Betadine Feminine Wash yang daily protection dan tisu basahnya kalau pas bepergian. Ternyata untuk hari-hari menstruasi ada varian lain ya. Nanti coba cari ah Betadine Feminine Hygiene Red Days ini secara saat menstruasi kan kita perlu ekstra jaga kebersihan ya.

    ReplyDelete
  39. Ini bisa jadi edukasi saya jika suatu saat nanti dikaruniai anak perempuan, dan mengingatkan istri saya untuk mendampingi terus masa remajanya..

    ReplyDelete

Post a Comment