HUT IIDN : Peran Perempuan terhadap Lingkungan

 

HUT IIDN

Tahun ini komunitas "Ibu Ibu Doyan Nulis" berusia 11 tahun. Di perayaannya yang ke 11 ini, IIDN mengusung tema "Berkarya, Berdaya dan Bahagia". IIDN ingin semua anggotanya bisa berkaya, berdaya dan bahagia dengan tulisan. 

IIDN menggelar Festival Perempuan Indonesia 2021 untuk memeriahkan hari jadinya. Beragam acara digelar, mulai dari parade buku, talkshow hingga kompetisi menulis. Festival Perempuan Indonesia 2021 ini digelar mulai bulan Mei hingga Juni 2021.

Selain menggelar talkshow bertema kepenulisan, IIDN juga menggelar talkshow bertema lingkungan. Lingkungan tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan perempuan. Perempuan memiliki peran yang besar dalam menjaga lingkungan disekitarnya. 

Talkshow Perempuan dan Lingkungan

Salah satu talkshow IIDN  yang saya ikuti adalah Talkshow Perempuan dan Lingkungan. Talkshow ini digelar pada hari Sabtu, 29 Mei 2021 lalu. Ada dua narasumber dalam talkshow ini, yaitu Anjarwati, S.Si, M.Env (Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Madya & Founder YAPORTE) dan Aryenda Atma (Pable Indonesia). 

Dua perempuan ini berbagi pengalamannya dalam membantu menjaga lingkungan disekitarnya. Mbak Anjar dengan YAPORTE nya berusaha mengatasi air limbah domestik. Sedangkan Kak Aryenda, berkarya dengan Pable Indonesia untuk mengolah limbah tekstil. 

Perempuan Garda Terdepan dalam Menjaga Lingkungan

Mengikuti Talkshow Perempuan dan Lingkungan ini membuat saya semakin menyadari bahwa perempuan adalah garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Melalui perannya, sebagai pengelola rumah tangga, perempuan turut berkontibusi dalam menjaga lingkungan disekitarnya. 

Mengelola sampah rumah tangga

Peran perempuan dalam menjaga lingkungan dimulai dengan mengola sampah rumah tangga. Ya, sampah rumah tangga ini adalah penyumbang sampah terbesar lho. Jadi, alangkah baiknya jika banyak perempuan yang bisa mengelola sampah rumah tangga sendiri sebelum membuang sampah ke tempat sampah. 

Baca Juga : Cara Mudah Mengolah Samph Organik di Rumah

Mengelola sampah rumah tangga bisa dimulai dengan memilih produk yang ramah lingkungan. Atau bisa juga dengan melakukan diet plastik. Membawa kantong belanja sendiri. 

Perempuan juga bisa memilah sampah berdasarkan jenisnya. Terakhir mengolah sampahnya, misalnya menggunakan felita atau keranjang takakura untuk mengolah sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga. 

Mengolah air limbah domestik

Perempuan juga bisa mengolah air limbah domestik yang dihasilkan, misalnya air detergen, air sabun dan air tinja. Memilih detergen yang ramah lingkungan bisa menjadi langkah perempuan dalam mengolah air limbah domestiknya. Mencuci piring dengan bahan-bahan alami seperti lerak, akan membantu mengurangi aor limbah domestik. 

Selalu rutin melakukan sedot tinja. Jika sudah lebih dari sepuluh tahun tidak melakukan sedot tinja namun tidak terjadi masalah dalam toilet di rumah, bisa jadi telah terjadi kebocoran saluran septic tank. Dan itu pastinya akan mencemari lingkungan disekitarnya. 

Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Perempuan juga bisa menerapkan gaya hidup minimalis. Dan ini bisa diturunkan kepada anggota keluarga lainnya. Gaya hidup minimalis itu mulai dari membeli barang yang dibutuhkan saja, tak sekadar ingin belanja. 

Semakin sedikit barang yang kita beli, semakin sedikit sampah yang kita hasilkan. Betul? 

Tentang YAPORTE

Kepedulian terhadap pengelolaan air limbah domestik membuat Mbak Anjar mendirikan YAPORTE. YAPORTE (Yayasan Pojok RT) ini adalah pengelolaan air limbah domestik berbasis komunitas. Masyarakat terlibat aktif dalam mengolah air limbah domestiknya. 

Salah satu programnya adalah menyalurkan air limbah domestik melalui saluran limbah tersendiri. Dengan begitu, air limbah domestik tidak akan mencemari lingkungan. 

HUT IIDN

Sampah Tekstil

Selain membahas tentang air limbah domestik, Talkshow Perempuan dan Lingkungan juga membahas tentang sampah tekstil. Sampah tekstil adalah sampah yang dihasilkan dari proses tekstil. 

Industri fashion yang semakin berkembang nyata semakin menambah jumlah sampah tekstil. Apalagi penggunaan serat sintetis seperti polister yang merupakan serat dari plastik, sehingga tidak bisa terurai secara alami. Belum lagi, sekitar 85% sampah tekstil dibuang ke laut. Bisa dibayangkan besarnya pencemaran lingkungan yang ditimbulkan. 

Beralih ke Sustainable Fashion

Peran perempuan dalam mengatasi sampah tekstil ini bisa dimulai dengan beralih ke sustainable fashion. Sustainable fashion adalah  konsep produksi tekstil dan pakaian yang ramah lingkungan dan beretika baik mendukung kelangsungan hidup para pekerja yang terlibat dalam setiap langkah produksinya. 

Memulai sustainable fashion ini bisa diawali dengan membeli pakaian dengan bahan linen. Tak perlu membeli banyak pakaian, lakukan mitch n match saja. Bisa tetap modis tanpa harus beli banyak pakaian. 

Tak lupa, beli produk-produk fashion di garage sale. Sekarang sudah banyak garage sale yang menjual produk fashion preloved dengan kualitas bagus dan tetap nyaman dipakai. 

Tentang Pable Indonesia

Pable Indonesia adalah startup pengolah limbah tekstil. Pable memiliki visi menawarkan alternatif baru dalam produksi dan konsumsi suatu produk, yaitu yang berasal dari limbah tekstil. 

Pable Indonesia mengolah limbah tekstil untuk dijadikan benang daur ulang yang kemudian diproses kembali menjadi barang baru yang bermanfaat. Tidak hanya mendaur ulang limbah tekstil, produk yang diolah juga tidak menimbulkan limbah lagi. Beberapa produk yang dihasilkan oleh Pable Indonesia antara lain outer, serbet, tas dan lain sebagainya. 

Pable menerapkan konsep circular ekonomi. Berperan dalam mengedukasi dan memberdayakan masyarakat. Mitra Pable Indonesia adalah desa-desa yang ada di Jawa Timur untuk memproses benang daur ulang menjadi lembaran kain tenun secara manual. 

Peran Blogger terhadap Lingkungan

HUT IIDN

Pada akhir acara, talkshow ini juga mengajak teman-teman blogger untuk berperan dalam menjaga lingkungan. Perannya bisa dimulai dengan melakukan gaya hidup minim sampah. Dan menyebarkan informasi seputar lingkungan. 

Baca Juga : Tips Menulis Bagi Ibu Rumah Tangga

Blogger bisa membuat tulisan-tulisan bertema lingkungan. Seperti menerapkan gaya hidup minim sampah, mengolah sampah rumah tangga hingga edukasi tentang sustainable fashion. 

Penutup

HUT IIDN

Akhir kata, SELAMAT ULANG TAHUN IIDN...

Semoga semakin jaya dan bisa membuat para perempuan Berkaya, Berdaya dan Bahagia dengan tulisan. 

Comments

  1. happy happy birthday ya .. dan pastinya perayaannya seru banget karena mengangkat isu perlindungan lingkungan yang harus kita lakukan bersama

    ReplyDelete
  2. Iya perempuan memang punya peranan besar juga dalam pelestarian lingkungan. Bisa berawal dari pengelolaan limbah rumah tangga, lalu menuju ke skala yang lebih besar.

    Lerak bisa buat cuci piring mbak? Biasanya kan buat mencuci kain batik tulis

    ReplyDelete
  3. Isu lingkungan itu memang harus banget menjadi konsen kita bersama yaa.. apalagi seorang ibu yang banyak melakukan berbagai hal dan memang sudah paling benar untuk tetap menjaga lingkungan dimulai dari rumah ya.. dan ibu atau orang tua sebagai panutan yang baik maka dengan demikian anak anak dirumah juga akan mulai mencintai lingkungan dengan menjaganya juga

    ReplyDelete
  4. Selamat milad ke-11 IIDN...semoga makin sukses membersamai para ibu untuk mampu "Berkarya, Berdaya dan Bahagia".
    Semoga anggota IIDN bisa berkaya, berdaya dan bahagia dengan tulisan yang dihasilkannya. Senang dengan isu lingkungan yang diusung dalam talkshow ini, mengingat kita semua punya peran yang bisa dimulai dengan melakukan gaya hidup minim sampah juga menyebarkan informasi seputar lingkungan.

    ReplyDelete
  5. Selamat ulang tahun IIDN
    Rangkaian webinar IIDN emang seru2 dan penuh gizi semua nih kayaknya.
    Tema lingkungan yg diusung kali ini juga bermamfaat bnaget dam match banget sama peran perempuan soal ini.
    Sukses selalu IIDN

    ReplyDelete
  6. Mantap... Selamat ulang tahun IIDN...
    Menarik banget nih konsep pable dan sustainable fashion...

    ReplyDelete
  7. saat ini hanya melakukan apa yang bisa dilakukan, nah untuk mengolah sampah rumah tangga ini masih basic banget mba. aku pengen deh ikut pelatihannya jika ada.

    ReplyDelete
  8. Selamat ulang tahun IIDN semoga makin memberdayakan perempuan. Temanya menarik, karena memang perempuan penting aware lingkungan dan menularkannya pada anak-anaknya kelak

    ReplyDelete
  9. saya sudah bertekad nih mbak untuk menerapkan gaya hidup minimalis. walaupun kadang sering banget khilafnya. tapi asal tahu jalan pulang its okay lah yaa

    ReplyDelete
  10. Rangkaian acara Milad IIDN ini semua temanya menginspirasi yaa..
    Semangat menjadi Ibu yang menebarkan kebaikan di bidang apapun yang digeluti dan ditekuninya.

    Happy Milad IIDN.
    Sukses selalu dengan anggotanya yang tersebar di seluruh dunia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senang sekali...
      Perempuan tetap produktif dan bahagia dari rumah.
      IIDN mewujudkan banyak impian perempuan.

      Delete
  11. mbak saya baru tahu loh kalau di laut juga ada buang sampah tekstil, wah parah juga ya ternyata. memang laut luas, tapi ya kalau semua buang sembarang gitu apa gak malah jadi jelek semua :(
    btw happy 11th IIDN!

    ReplyDelete
  12. Acaranya super duper bergiziiii
    sukaakk banget dgn semua edukasi yg diberikan IIDN
    bikin kita makin berwawasan dan berdaya!

    ReplyDelete
  13. Selamat HUT IIDN semakin besar semakin berkarya dan banyak terinspirasi

    ReplyDelete
  14. Saya sudah mulai beralih ke sustainable fashion nih mbak. Tiga tahun belakangan ini saya sudah jarang sekali beli pakaian. Asal masih ada pakaian untuk ganti buat apa beli? Gitu pikir saya. Nah kalau pengelolaan sampah ini saya sudah melakukannya di rumah dengan memilahnya. Sampah organik pun sudah saya jadikan kompos. Meskipun kurang maksimal tapi sudah ada usaha lah ya.

    ReplyDelete
  15. Selamat milad ke-11 IIDN, semoga sukses dan jaya selalu. Memang masalah sampah dan kelestarian lingkungan ini selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Sebagi perempuan (baca: ibu rumah tangga) sudah menjadi teman kita sehari2 nih masalah sampah. Saya sudah mulai terbiasa memilah sampah organik dan anorganik, jadi ketika tukang sampah datang tinggal angkut gak perlu memilah lagi. Saya juga sudah membiasakan membawa kantong belanja sendiri kalau belanja. Semoga kontribusi yang kecil ini bisa membantu menjaga kelesatarian lingkungan.

    ReplyDelete
  16. Happy Brithday IIDN, semakin sukses dan berjaya. Tulisannya bener-bener bagus mbak. Aku suka bacanya, memang perempuan ini memiliki peran penting sekali ya dalam lingkungan.

    ReplyDelete
  17. IIDN ini merupakan komunitas yg lain dari yg lain jika menjelang miladnya. selalu ada saja tema dalam setiap webinar yang diadakan. Salah satunya mengenai limbah rumah tangga ini. Memang para ibu rumah tangga selalu jadi garda terdepan nih dalam mengelola sampah sampai ke tempat pembuangan

    ReplyDelete
  18. Perempuan memang selalu Menjadi Garda terdepan dalam Hal lingkungan hidup ya mbak. Aku pun setuju itu

    ReplyDelete
  19. Duh. Saya merasa ketinggalan informasi. Ternyata idealnya sedot tinja sekali sepuluh tahun. Jujur. Saya udah 25tahun tak pernah melakukannya. Terima kasih, ananda Dian.

    ReplyDelete
  20. Mengingatkan aku biar nulis ttg lingkungan lagi nih. Semoga bisa dan jadi nulis lagi, sudah niat padahal 👍 makasih mba tulisannya

    ReplyDelete
  21. Lama gak berkunjung ke blog Mbak Dian, tampilan baru sepertinya ya, Mbak...

    Anyway, Komunitas Perempuan IIDN (Ibu Ibu Doyan Nulis) memang keren, dengan mengusung tema Berkarya, Berdaya dan Bahagia diusia yang ke 11, semakin membuat perempuan Indonesia tertular energinya.

    Tema talkshow dalam HUT IIDN juga gak jauh jauh dari perempuan. Apalagi lingkungan, tulisannya Mbak Dian bikin melek inih agar lebih sadar untuk menjaga lingkungan

    ReplyDelete
  22. Iya nih padahal blogger bisa ya berperan buat edukasi masalah lingkungan. Aku harus lebih semangat cari bahan nih buat nulis-nulis hal bermanfaat kayak gini. Pengen juga sesekali nulis soal lingkungan, tapi ngerasa kurang ilmunya. Haha..

    ReplyDelete
  23. Rasanya perempuanlah yang memang selalu dekat dengan masalah lingkungan. Mulai dari limbah rumah tangga hingga limbah tekstil. Senang sekali ada talkshow ini, sehingga kita bisa mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang peran perempuan terhadap lingkungan.

    ReplyDelete
  24. Pable ada kerja sama yang di wilayah luar Jawa Timur kah, mba? Bagus nih kalau banyak orang yang bisa bekerja sama dengan Pable. Limbah tekstil jadi enggak menuh-menuhin lagi kalau bisa disalurkan ke pihak yang tepat.

    ReplyDelete
  25. iya nih, mbak. saya pengen banget padahal bikin kompos sendiri dari sampah dapur tapi masih belum terealisasi padahal kayaknya nggak ribet ya bikinnya

    ReplyDelete
  26. Reminder ini, peran blogger bisa kita fokuskan pada membuat tulisan bertema lingkungan, diantaranya menerapkan gaya hidup minim sampah, mengolah sampah rumah tangga hingga edukasi tentang sustainable fashion. Dengan ini bisa ikut serta menyuarakan kepedulian lingkungan pada sesama. Keren!

    ReplyDelete
  27. Yes.. paling tidak, perempuan bisa memberi contoh pada keluarganya masing..

    ReplyDelete
  28. dalam pengelolaan lingkungan saya akui belum maksimal
    tapi berusaha untuk bisa lebih baik
    sejauh ini masih berusaha menggunakan kantong2 bekas belanja untuk tempat sampah sebelum dibuang kembali ke bak sampah luar
    membawa air minum dalam botol setiap bepergian
    semoga ke depannya bisa lebih baik lagi

    ReplyDelete
  29. Udah lama gak bercengkrama sama IIDN. Hut nya pun aku gak ikutan heboh. Entah nyungsep ke mana pikiranku akhir-akhir ini. Seru banget ya acara Hut IIDN. Sayang banget kelewat. Tapi thank's, jadi tahu gimana manfaatnya dari tulisan ini. Emak blogger harus ikut berperan dalam menjaga lingkungan.

    ReplyDelete

Post a Comment