Jurnal ke 6 : Aksi untuk Solusi

Ibu Pembaharu


Pada materi keenam ini, kami mahasiswa kampus Ibu Pembaharu sedang berproses mengubah empati atas kondisi yang dialami untuk menjadi sebuah aksi yang solutif. 

Para mahasiswa diminta untuk melakukan prototipe dan test dengan menggunakan worksheet dan manajemen tools. Dimana hasil prototipe ini nantinya akan dibawa ke Kongres Ibu Pembaharu yang akan berlangsung pada 28 hingga 30 Oktober 2021. 

Selesai dengan diri sendiri

Ibu Pembaharu

Selesai dengan diri sendiri adalah problem statement tim Bengkel Bunda. Leader kami akan memimpin setiap anggota Bengkel Bunda untuk bisa menghapus rasa minder terhadap kondisi masing-masing. 

Rencananya di bulan Desember setiap anggota Bengkel Bunda sudah bisa mengatasi rasa mindernya masing-masing. Kalau saya sih, harus bisa melepas minder karena tidak bisa mengatur waktu dengan baik. 

Kemudian di bulan Januari 2022, setiap member bisa fokus menyelesaikan problem statement masing-masing. Bekalnya adalah rasa percaya diri dab program Bengkel Bunda selama bulan Oktober hingga Desember. 

Akselerasi milestone

Akselerasi milestone yang saya lakukan adalah dengan mengambil beberapa kegiatan yang ada pada milestone satu dan dua. Dimana milestone satu selesai di bulan Oktober, sedangkan milestone dua berkahir di bulan November. 

Milestone pertama terdiri dari

⏺️ Menuangkan hal-hal yang sudah dicapai dengan diri sendiri

⏺️ Kenali potensi dan kekurangan diri

⏺️ Tidak melakukan pembenaran terhadap kekurangan diri

⏺️ Leader membacakan potensi kekuatan dan kelemahan anggota

Milestone kedua terdiri dari : 

⏺️ Membuat indikator pencapaian sesuai potensi pribadi.

⏺️ Pembuatan rencana untuk mencapai indikator (point 1).

⏺️ Setiap member membuat KPI sendiri dan mendiskusikan hasil KPI dalam tim.

KPI 

KPI (Key Performance Indicator) menjadi pedoman bagi kami dalam mencapai tujuan. Sebagaimana problem statement saya, maka KPI yang saya buat adalah yang berhubungan dengan menajeman waktu, yaitu : 

1. Menerapkan strategi 4 kuadran

2. Membuat to do list harian

3. Mencatat rencana mingguan dan bulanan

4. Memanfaatkan support system yang ada

5. Melakukan pola hidup sehat agar memiliki energi yang cukup melakukan aktivitas sehari-hari

Management Tools dan Worksheet

Ibu Pembaharu

Bengkel Bunda memilih Gantt Chart untuk worksheet dan Padlet untuk management tools. Alhamdulillah saya bisa menggunakannya, sebab beberapa kali juga menggunakan padlet saat mendampingi anak sekolah. 

Saya memposting tugas-tugas saya di padlet. Mulai dari konten planning, link artikel web yang sudah ditulis hingga caption untuk postingan Instagram. 

Saatnya Beraksi

Ibu Pembaharu

Lalu bagaimana pencapaian saya selama seminggu ini? Ah bisa dibilang masih jauh dari sempurna. Saya masih keteteran dalam mengelola waktu. 

Banyak pekerjaan yang harus saya tangani. Tetapi waktu dan tenaga terbatas. Akibatnya, ada beberapa pekerjaan yang tidak selesai. 

Salah satunya adalah pembuatan konten di Instagram dan website Bengkel Bunda. Bukan karena kekurangan waktu sebenarnya. Hanya saja kemampuan dan pengetahuan saya yang terbatas. Saya tidak menguasi beberapa topik yang diangkat oleh Bengkel Bunda. Akibatnya, saya tidak bisa menuliskan kontennya. 

Ibu Pembaharu

Saya sudah mencari beberapa referensi. Tetapi, tenaga dan waktu yang terbatas membuat saya belum bisa membaca semua referensi yang sudah terkumpu. 

Jujur merasa bersalah dengan teman-teman satu tim. Merasa sering delay dan menghambat kinerja tim. 

Saya bertekad untuk menjadi lebih baik lagi. Bisa memanajemen waktu dengan baik. Agar semua tugas bisa diselesaikan dengan baik. 

Doakan, ya! 

#aksiuntuksolusi

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia

Comments