Review Jurnal 5 : Identifikasi Aksi

Bengkel Bunda


Bulan baru semangat baru. Awal Oktober menjadi pekan sibuk saya. Selain mengerjakan deadline tugas menulis harian, saya juga sedang sibuk melakukan Telekonseling. Hingga hari minggu lalu saya baru sadar kalau belum melakukan review jurnal buddy. Maklum saya juga belum dihubungi buddy sama sekali 🤭🤭🤭.

Memang akhir-akhir ini saya yang lebih sering menghubungi buddy terlebih dahulu. Tak apa, yang penting bisa saling bertukar jurnal dan mendapatkan feedback yang bisa membangun. Agar makin terarah usaha menyelesaikan problem statement yang sudah dibuat. 

Saya pun mencari tahu siapa buddy saya di Facebook Institut Ibu Profesional. Ternyata buddy saya adalah mbak Emma, dari IP Surabaya. Wah tetangga dekat ini. Bahkan dulu sebelum terpecah bisa dibilang kami satu regional, regional Surabaya Raya. 

Saya pun segera. menghubungi mbak Emma. Ternyata saat saya hubungi, mbak Emma bahkan sudah menulis review jurnal saya. Wah keren! Padahal kami belum saling kontak sebelumnya. 

Mungkin mbak Emma langsung baca jurnal saya di gform buddy review. Saya pun segera meriview jurnal mbak Emma, dari link yang ada di gform buddy review. Sebab saat saya kontak, link yang mbak Emma berikan adalah link hasil review jurnal saya. 

Tim mbak Emma bernama "Maheavenroom". Tapi ternyata, di Instagram nama itu sudah digunakan. Jadi mbak Emma berganti nama tim menjadi "Maheavenrooms". 

Adapun topik yang diangkat adalah tentang healing diri, manajemen diri sebagai ibu rumah tangga. Dimana yang menjadi fokus utamanya adalah healing dan recovery diri. 

Highlight dan Key Update

Ada lima hal yang menjadi highlight  dan key update dari tim Maheavenrooms ini, yaitu : 

⏺️ Selflove

⏺️ Recovery

⏺️ Healing

⏺️ Mandiri

⏺️ Pedoman

Bila dilihat, kelimanya sudah sesuai dengan tema yang diangkat. Bagaimana ibu rumah tangga bisa melakukan healing dan recovery atas kondisi dirinya. 

Kampanye Media Sosial

Mbak Emma sendiri mengakui bahwa secara pribadi beliau tidak termasuk orang yang aktif di media sosial. Namun tuntutan kelas Bunda Saliha mau tidak mau membuatnya untuk aktif di media sosial. Selain untuk sharing, mbak Emma juga ingin media sosial menjadi catatan portofolionya. 

Highlight dan key update yang sudah dibuat bisa menjadi materi kampanye yang menarik di media sosial. Meski mbak Emma baru membuat Instagram saja. Belum ada website dan Facebook. 

Yang Sudah Baik dan Yang Perlu Diperbaiki

Tema yang diangkat mbak Emma sangat menarik. Tema yang aeeing dibicarakan dan yang memang dibutuhkan oleh ibu rumah tangga. Highlight dan key updatenya juga sudah sesuai. 

Hanya perlu melengkapi membuat website dan Facebook. Pasti akan menarik bila membahas tema ini melalui artikel artikel di website secara lebih mendalam. Lalu juga bisa dengan membuat tresernya di Facebook. Dan dilengkapi infografis yang menarik pada Instagram. 

Masalah yang diangkat sungguh menarik dan bermanfaat, sayang jika tidak disebarkan secara luas melalui website dan sosial media. Pasti akan banyak ibu rumah tangga yang terbantu untuk melakukan healing dan recovery diri atas materi-materi yang dibuat oleh tim Maheavenrooms ini. Saya yakin. 

Bahkan mungkin tim Maheavenrooms juga bisa berkolaborasi dengan tim saya, Bengkel Bunda. Sebab tema yang diangkat oleh Maheavenrooms ini juga berhubungan dengan tema problem statement tim Bengkel Bunda. 

Terakhir saya berharap semoga tim Maheavenrooms bisa suskes menjalankan programnya. Semangat juga buat mbak Emma. 


#sistemumpanbalikmateri5

#identifikasiaksi

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia


 


Comments