Jurnal 8 : Changemaker Journey

 

Bunda Saliha

Tak terasa, perkuliahan Bunda Saliha memasuki materi terakhir. Namun tentu, ini bukan akhir dari segalanya. Tahun depan, adalah saat dimana saya bersama tim Bengkel Bunda akan mulai menebar manfaat bagi sesama. Bergabung dalam ekosistem Ibu Pembaharu. 

Alhamdulillah selama perkuliahan ini saya berhasil menyetor semua tugas, baik secara pribadi maupun tim. Saya sadari, meski kadang masih terseok-seok memahami materi tapi terus mencoba. 

Meski merasa belum optimal dalam membantu tim Bengkel Bunda, saya tetap berusaha memberi yang terbaik. Beruntung leader selalu bijak dan teman-teman juga saling membantu. 

Secara pribadi saya sudah menetapkan kriteria kelulusan saya, yang sudah saya tulis dalam jurnal sebelumnya. Problem statement saya adalah tentang manajemen waktu. Indikator lulus saya adalah bisa lebih percaya diri bisa memanajemen waktu sehingga saya bisa selesai dengan diri sendiri dan bahagia. 

Selama ini saya sudah mengerjakan milestone 1 dan 2. Dimana saya berfokus pada membuat to do list harian dan membangun karakter disiplin. 

Selama kurang lebih dua bulan membuat to do list harian, banyak manfaat yang saya peroleh, yaitu : 

⏺️Membantu Mengingat

Manfaat pertama yang langsung saya rasakan saat membuat to do list harian adalah membantu mengingat. Ketika sudah menuliskan semua kegiatan yang harus saya lakukan setiap harinya di to do list harian, maka saya tidak akan lupa. Tidak ada lagi kegiatan yang saya lewatkan. Sebab semuanya sudah saya ingat, melalui pencatatan di to do list harian. 

⏺️Belajar Memanajemen Waktu

Membuat to do list harian bermanfaat bagi saya untuk belajar memanajemen waktu. Saya jadi belajar bagaimana mengatur waktu dengan baik. 

Makanya, membuat to do list harian menjadi salah satu KPI (Key Performance Indicator) saya dalam menyelesaikan problem statement saya di Bengkel Bunda ini. 

⏺️Mendorong Produktifitas

Dengan membuat to do list harian, saya bisa semakin produktif. 

Saat membuat to do list harian, saya menuliskan kegiatan yang penting. Tidak ada kegiatan yang tidak penting. Ini menjaga saya untuk selalu melakukan hal yang penting setiap harinya. Saya bisa memanfaatkan waktu secara produktif. 

⏺️ Membantu Fokus

Sejak membuay to do list harian saya jadi lebih fokus. Saat buka sosial media saya nggak akan scrolling kebablasan. Scrolling untuk meningkatkan engagement saja. 

⏺️Menentukan Prioritas

Dengan membuat to do list harian, saya bisa terlatih menentukan prioritas. Kita akan melakukan apa yang prioritas dalam kehidupan sehari-hari. 

⏺️ Sumber Semangat

Saya selalu mengawali membuat to do list harian di awal pagi. Ini jadi mood booster tersendiri buat saya. Saat melihat kegiatan yang harus saya lakukan, saya jadi semangat menjalani hari. 

⏺️ Mengurangi Stress

Membuat to do list harian itu nyatanya bisa mengurangi stress. Saya tidak lagi kemrungsung setiap harinya. Tidak ada lagi stress karena melupakan melakukan sesuatu. Jadi lebih rileks menajalani peran sehari-hari.

Dengan manfaat tersebut walaupun tentu saja ini masih berkelanjutan, saya menyatakan saya lulus dari perkuliahan Bunda Salihah. Saya sudah bisa meningkatkan kualitas diri dan rasa percaya diri dan selesai dengan diri sendiri dan bahagia, melalui manajemen waktu yang baik. 

Semoga saya bisa terus konsisten dan bisa menebar manfaat bagi sesama dengan apa yang sudah saya dapatkan di Kampus Ibu Pembaharu ini bersama tim Bengkel Bunda.


#scaleupimpact

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia


Comments

  1. Keren ya Bunda. Sudah sampai di tahap Bunda Shalihah. Duh, saya Bunda Sayang saja belum bisa lulus tapi target tahun 2022 bis lanjut perkuliahan lagi. Btw ternyata ada banyak manfaatnya juga ya kalau kita bikin to do list harian

    ReplyDelete

Post a Comment