Catatan Perjalanan Menjadi Hexagonia

Share This Post

 

Pekan ini kembali menuliskan jurnal catatan perjalanan di perkuliahan Bunda Produktif. Jurnal kali ini ssmua Hexagonia diminta untuk  mereview kembali dan mengalirkan rasa apa yang dirasakan sejak berada di Hexagon City. Bagaimana kami memilih passion, review dari karakter dan habit yang di pilih sampai pada zona  4E kemarin.

Selain itu juga meriview kembali  project passion kami, yaitu membuat buku antologi non fiksi : Mahir Menulis Apapun. 

Sejujurnya saya memang masih belum bisa mengikuti semua kegiatan live yang ada di Hexagon City. Saya juga masih kesulitan menyamakan jam online bersama teman-teman di Co Housing 6. Mungkin ini yang membuat saya merasa kesulitan berinteraksi hingga muncul gesekan pada minggu lalu. Dimana saya menuliskan jurnal dengan penuh emosi, hehe. 

Tapi sejauh ini saya tetap bertahan, mencoba mengerjar berbagai ketertinggalan saya. Saya merasa sayang jika harus berhenti ditengah jalan. Jadi meski terengah engah, saya akan tuntaskan perkuliahan ini semaksimal mungkin.

Apalagi baru saja salah satu tetangga di Co Housing kami mengundurkan diri. Kesibukan yang meningkat membuat mbak Ninis terpaksa berhenti ditengah jalan. Ah sedih, padahal mbak Ninis sudah selesai menuliskan naskah. Beruntung meski mundur dari perkuliahan, naskah mbak Ninis masih bisa diikutsertakan dalam project passion kami. 

Saya memilih Disicipline sebagai karakter yang ingin saya bangun selama di Hexagon City ini. Saya ingin menjadi orang yang memiliki pikiran runtun dan teratur. 

Untuk mendukung karakter tersebut saya belajar untuk selalu konsisten. Saya memilih untuk konsisten sebagai habit yang ingin dilatih. Saya melatih konsisten dengan rutin mematuhi jadwal harian dan to do list. Ini penting agar saya bisa tetap fokus dan mindfull menjalani semua kegiatan saya. 

Saya juga menjalankan aktivitas 4E selama mengikuti perkuliahan Bunda Produktif semaksimal mungkin. Selalu memberikan yang terbaik dari kemampuan yang saya miliki. 

Terkadang jika tidak ada sesuatu yang mendesak saya bisa menjalankan semua agenda sesuai jadwal. Tapi bila ada hal yang mendadak dan mendesak, seperti beberapa hari lalu saya terpaksa tidak ikut pertemuan zoom rutin Co Housing karena harus takziah saudara di luar kota. 

Saya nggak bisa gabung zoom dan juga menyaksikan parade project passion Co Housing kami karena sinyal yang tak bersahabat. Tapi saya tetap melakukan kontribusi terbaik saya. Berikut bentuk kontribusi yang sudah saya lakukan.

Project passion Co Housing kami hari ini adalah deadline pengumpulan naskah. Sesuai dengan deadline yang ditentukan, saya pun sudah mengirimkan naskah hari ini. 

Semoga project passion kami berjalan sesuai rencana. Dan saya juga bisa melalui tahapan Bunda Produktif ini dengan baik.

Amin…

#JurnalHexagonia

 #ContributionToNation

 #HexagonCity 

#BundaProduktif 

#InstitutIbuProfesional

0 Responses

  1. Bun kelas hexagonia ini kelasnya institut Ibu profesional bukan? Aku itu ingin gitu ikut kelas belajar gitu. Cuma msih bingung. Khawatir keteteran ama kerjaan sebagai ibu, kerjaan rumah, kerjaan blogger. Jadi aja, aku kalau belajar nyari sendiri pas waktunya disesuaikan ama diri aku. Padahal pengen banget ikut kelas khusus gitu. Tapi masih galau waktunya juga hiks

  2. Tetap semangat ya untuk mengumpulkan naskahnya, Inysya Allah selesai hari ini dan bisa menyelesaikan tahapan Bunda Produktif. Kadang ada pekerjaan2 mendadak ya di rumah yang bikin jadwal lain jadi terganggu

  3. Duh, namanya ngumpulin naskah tuh bikin deg2an ya hehehe. Semangat tinggi banget deh mbak Dian ini, aku saluuuut! Kelas Hexagonia menelurkan oenulsi dengan pribadi tangguh dan berwawasan tentunya. Keren.

  4. Ikut mendoakan saja ya. Aku beberapa kali baca cerita tentang Kelas Hexagonia dari Ibu Profesional. Dulu pernah ikut kelasnya sekali. Karena masih single, jadi belum gabung lagi

  5. Beberapa kali membaca tentang kelas hexagonial ini, suka banget sama runut dan konsistennya pasti akan menghasilkan yang maksimal. Duluu aku banget wajib melakukan setiap aktivitas begitu, sekarang agak bisa flexible soalnya ada masanya nanti lelah sendiri hihii.

  6. Semangat ya, Mbak Dian. Aku pun lagi di Orientasi Institut (mau masuk kelas BunSay tahun depan) dan Komunitas IP. Ngejalaninnya lumayan ngos-ngosan juga apalagi kerjaan komunitas kita juga lagi padat. Sama kek Mbak Dian, jarang bisa ikut event livenya. Tapi tetap berusaha menyelesaikan ini. Mari berjuang sama-sama!

  7. Wah semangat terus mba Dian di kelas dan Komunitas IP…Saya pengen banget lanjutin, tapi masih belum sanggup sama tugasnya…Keteteran banget…Belajar dari yang ikutan kelas dulu deh

  8. Kelas hexgonia tuh apa ya, Mba? Maksudnya berupa kelas belajar apa? Ngumpulin naskah apakah kelas belajar menulis?

    Kalau iya jadi mau ikutan deh buat semangat menulis lagi. Hal paling berat memang pas ngumpulin naskah, krn biasanya kita cuma fokus ke ilmunya aja ya.

  9. Bunda semangat sekali dan tentunya kreatif, semoga lancar project passionnya bunda. Senangnya berada di lingkungan yang sesuai dengan passion, terlebih saat pandemi seperti ini ^_^

  10. Tetap semangat, Mbak. Semoga pengumpulan naskahnya lancar dan dimudahkan segalanya. Seneng ya kalau bisa ngumpul bareng komunitas. Bisa belajar dan berkembang bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore