Membuat Peta Belajar

Share This Post

Tak terasa sudah memasuki tantangan ke 4 dalam perkuliahan Bunda Cekatan. Tantangan keempat adalah membuat peta belajar. Dongeng tentang peta belajar ini disampaikan oleh pak Dodik. Menurut pak Dodik, peta belajar itu penting. Peta belajar akan membuat kita fokus dan bisa menentukan skala prioritas.
Awalnya masih meraba-raba, peta belajar ini dibuat dari mana. Telur hijau, merah atau oranye. Namun setelah diskusi dengan bu Septi, saya akhirnya paham. Peta belajar ini dibuat dari telur oranye yang telah dibuar sebelumnya.
Kemudian, saya pun melihat telur oranye saya. Nampaknya ada beberapa hal yang perlu saya revisi. It’s okey, bukankah kata bunda guru revisi itu diperlukan. Toh hidup kita juga sebuah revisi disetiap harinya, hehe.
Maka saya pun mengubah telur oranye saya. Dan mulai menyusun peta belajar. 
Nama program saya adalah B3 (Bunda Bahagia dan Bermanfaat). Tujuan dari program ini adalah menjadikan saya sebagai bunda yang bahagia dan bermanfaat. Bahagia sebagai diri pribadi, bahagia sebagai istri dan bahagia sebagai ibu. Setelah bahagia menjalankan semua peran, saya ingin bermanfaat bagi sesama. Bagi keluarga dan masyarakat disekitar.
Ada lima topik yang ingin saya pelajari agar bisa jadi bunda bahagia dan bermanfaat.

1. Komunikasi Produktif

Komunikasi produktif ini adalah hal yang penting bagi saya. Membantu saya menjalani peran saya sebagai istri dan ibu. Juga membantu saya dalam menjalani peran saya di ranah publik. Maklum saya juga seorang pengajar bimbel dan pembicara di beberapa forum dengan tema laktasi dan parenting. Makanya saya sangat perlu untuk menguasai komunikasi produktif.

2. Hidup Sehat

Menjadi bahagia tentu harus di dukung dengan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat ini bisa dilakukan dengan makan makanan sehat dan rutin olahraga. Saya ingin mempelajari dan menjalani food combaining. 
Juga rutin olahraga. Akan rutin jalan pagi setiap harinya. Juga ikut kursus renang. Saya percaya dalam badan yang sehat akan ada jiwa yang bahagia. 

3. Parenting

Awalnya saya tidak menulis topik parenting ini. Namun saya sadar, sebagai seorang ibu saya masih punya banyak kekurangan. Saya masih perlu banyak belajar agar bisa jadi fasilitator terbaik bagi anak-anak saya. 
Di topik parenting ini saya akan memperdalam 3 hal. Yaitu FBE (Fitrah Based Education), Neuroparenting dan DIY. 

4. Manajemen Diri

Manajemen diri ini terdiri dari manajemen emosi dan manajemen waktu. Dua hal yang akan membantu saya menjalankan semua peran yang saya miliki.

5. Digital Worker

Saya juga seorang digital worker. Maka saya juga perlu menambah pengetahuan dan skill yang mendukung. Mulai dari SEO, videografi, fotografi dan penulisan kreatif. 
Semoga dengan peta belajar ini saya tidak akan tersesat dalam hutan pengetahuan. Dan semoga saya bisa mencapai tujuan saya. Menjadi bunda yang bahagia dan bermanfaat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

Tips

7 Inspirasi Tukar Kado Saat Lebaran

Lebaran sebentar lagi. Sudahkah menyiapkan kado untuk yang tersayang? Ya, hari raya termasuk lebaran akan semakin meriah dengan tradisi tukar kado. Biasanya tradisi tukar kado

Cerita Bunda

Terima Kasih, Diriku

Wah, nggak terasa sudah masuk hari terakhir KEB Berbagi Cerita. Sepekan sudah berbagi cerita Ramadan bersama KEB (Kumpulan Emak Emak Blogger).  Hari terakhir temanya kok