Hexagon City – Hadirkan Virtual Conference Pertama dan Terbesar di Indonesia

Share This Post

 

Virtual Conference Hexagon City

Hexagon City – Hadirkan Virtual Conference Pertama dan Terbesar di Indonesia – Pandemi Corona COVID -19 yang melanda hampir setahun ini, nampaknya tak membatasi ruang kita untuk terus belajar dan produktif ya teman-teman. Pandemi membuat kita mengubah banyak kebiasaan, dimana aktivitas lebih banyak dilakukan secara virtual. Salah satunya dengan mengikuti virtual conference. Hexagon City menghadirkan virtual conference pertama dan terbesar di Indonesia. 

Virtual Conference Hexagon City

Virtual Conference Hexagon City diinisiasi oleh founding mother Ibu Profesional, Septi Peni. Bu Septi pertama kali mengemukakan acara ini pada hari Rabu, 3 Februari 2021. Virtual Conference ini dilaksanakan selama 14 hari berturut-turut, mulai dari tanggal 8 hingga 22 Februari 2021. Dalam acara ini, jumlah peserta yang berpartisipasi diperkirakan sebanyak 800 orang. Mereka adalah mahasiswi Bunda Produktif, yang disebut dengan Hexagonia. 

Virtual Conference Hexagon City ini bisa disebut marketplace dari rasa ingin tahu, pembelajaran serta refleksi dari para Hexagonia. Disini semua Hexagonia bisa berpartisipasi sesuai dengan passion yang dimiliki. Mau jadi pembicara atau peserta, bebas! Asalkan niatnya untuk menjadi diri sendiri dan menebar banyak manfaat. Modal utama dalam Virtual Conference ini adalah “Passion dan Responsibility”.

Baca Juga : Virtual Conference Hexagon City

Virtual Conference ini menjadi sarana unjuk gigi bagi setiap Hexagonia. Agar berani menebar manfaat dari kemampuan yang dimiliki. Menjadi lompatan Xtra Miles untuk meningkatkan produktivitasnya. 

Pelaksanaan Virtual Conference Hexagon City

Bisa dibilang acara Virtual Conference Hexagon City ini adalah virtual conference pertama dan terbesar di Indonesia. Mengapa? karena virtual conference ini berbeda dengan virtual conference yang biasanya. Disini semuanya dipersiapkan secara mandiri. Tak ada panitia yang mempersiapkan acara. Masing-masing peserta harus mempersiapkan sendiri. Mulai dari mencari pembicara hingga melakukan promosi acara. 

Selain itu, metode yang digunakan juga berbeda. Pada Virtual Conference Hexagon City ini, menggunakan metode Open Space Technology. Metode yang mengumpulkan orang-orang dari berbagai disiplin ilmu untuk melakukan aktivitas bersama dan berkreativitas. Disini setiap Hexagonia punya kesempatan yang sama untuk berbagi sisi terbaiknya. 

Virtual Conference Hexagon City

Dalam Virtual Conference Hexagon City ini, tidak semua Hexagonia harus menjadi pembicara. Ada beberapa peran lain yang bisa diambil, yaitu : 

1. Speaker: pembicara merangkap host, menentukan tema, menyiapkan platform, membuat desain flyer, dsb.

2. Participant: menonton, belajar, berpartisipasi mengikuti kelas-kelas di konferensi.

3. Bumblebee: mondar mandir kesana kemari, ikut banyak workshop.

4. Butterfly: istirahat sejenak untuk refleksi setelah mengikuti berbagai workshop.

Metode Open Space Technology ini membuat peserta harus mandiri mempersiapkan virtual space nya. Pengelola kota Hexagon hanya menyediakan perangkat media dan aturan dasar dalam promosi acara agar tidak melanggar Code of Conduct Hexagon City. 

Ada banyak platform yang bisa dipilih oleh peserta. Mulai dari Fanpage Facebook, Instagram, Zoom, Radio, WhatssApp, serta Telegram. Pada minggu pertama, sudah ada 100 peserta yang mendaftar sebagai speaker. Luar biasa bukan?!

Topik yang dibahas dalam Virtual Conference Hexagon City ini sangat beragam sesuai dengan background yang dimiliki oleh Hexagonia. Ada yang Ibu Rumah Tangga, Praktisi Homeschool, Praktisi Sustainable Living, Penulis, Konselor, Fotografer dan lain sebagainya. 

Acara ini juga bisa diakses oleh netizen lainnya. Caranya dengan memantau jadwal yang diposting di Fanpage Hexagon City dan sosial media para partisipan. Lihat jadwalnya disini ya. 

Pengalaman Menjadi Speaker di Virtual Conference Hexagon City

Hari Kamis lalu, saya berkesempatan berpartisipasi dalam acara Virtual Conference ini. Saya menjadi speaker pada platform YouTube Live. Topik yang saya bahas adalah “Sukses Menyusui Saat Pandemi”. Acaranya bisa teman-teman saksikan dalam video dibawah ini ya. 

Topik ini sengaja saya ambil karena momentumnya tepat. Dimana saat ini kita masih ada di masa pandemi. Selain itu, ini juga sesuai dengan background saya yang juga seoarang konselor menyusui bersertifikat.  

Saya ingin membagi pengalaman yang bisa membantu para ibu untuk tetap semangat menyusui meski ditengah pandemi. Apalagi bagi calon ibu yang akan melahirkan di masa pandemi. Dimana tentu memiliki tantangan tersendiri karena tidak seperti biasanya. 

Virtual Conference Hexagon City

Melakukan Live di YouTube melalui StreamYard menjadi pengalaman tersendiri bagi saya. Dimana saya harus belajar tools baru untuk Live. Selain itu, saya juga belajar bagaimana menyiapkan acara konferensi dari awal hingga akhir. Mulai dari mempersiapkan materi, membuat media promosi, mendaftarkan acara hingga melaksanakan live. Semuanya tentu menjadi pengalaman berharga yang sangat bermafaat. 

Baca Juga : Pengalaman Live di Youtube dengan StreamYard

Virtual Conference ini juga membuat saya bisa berbagi ilmu dan kemampuan yang saya miliki. Bisa menebar banyak manfaat dan semoga menjadi amal jariyah bagi saya. 

Bagi saya, Virtual Conference Hexagon City ini menjadi sarana terbaik dalam belajar sekaligus menambah pengetahuan. Dimana nantinya bisa membuat saya menjadi lebih produktif dengan passion yang saya miliki.

Masih ada satu minggu lagu untuk bisa berpartisipasi dalam Virtual Conference Hexagon City. Jadilah saksi dari adanya Virtual Conference pertama dan terbesar di Indonesia ini. 

0 Responses

  1. Wah keren banget jd host di acara yang oke kyknya. Jd umum boleh mengikuti ya? Gak mesti member hexagon city ini?
    Aamiin berbagi ilmu insyaAllah gak akan pernah ada ruginya ya mbak, moga berkah ilmunya.

  2. MasyaAllah, banyak ibu hebat yaaa di luar sana. Keren dan produktif. Kebayang aja gitu vibe-nya ada event virtual terbesar yang isinya ibu-ibu. Saling menularkan manfaat satu sama lain. Harus gabung di IP kah, mbak, kalau mau ikutan?

  3. Keren dan bermanfaat sekali mba tema dari sharing-nya, apalagi mengingat banyak Busui yang terdampak secara psikis semenjak Pandemi. Btw aku jadi tahu adanya virtual conference hexagon city ini, memberikan ruang pada siapapun yang ingin berbagi ya Mba, pasti effort banget tapi worth it.

  4. Yay! jadi belajar banyak saat mempersiapkan live di Youtube yah mbak. Apalagi kenalan dengan streamyard si bebek hijau, heheh
    keren banget memang nih Hexagon City Virtual Conference! totalnya 300 lebih pembicara lo!

  5. Aku tertarik pas baca tentang hexagon city dari Mama Helena, jadi kepingin ikutan nih Bunda Profesional

    Acaranya emnarik banget pasti ya, semua diminta belajar banyak dan jadi menambah ilmu dan ketrampilan yaa. keren sekali

  6. Acara Conference Virtual Hexagon City, ini memang tampak yang terbesar. Acaranya kayak maraton. Tapi semuanya penting dan mengandung ilmu dan informasi yang berguna banget.

    Keren nih Mba Dian, salah satu sebagai pembicara di acara tersebut.

  7. Wah acara Conference Virtual Hexagon City ini keren juga ya. Pesertanya sampai 800 orang, berkah ya bisa ikut berpartisipasi sebagai pembicara. Aku malah baru tahu tentang acara ini. Dan juga ada peran Bu Septi di balik acara ini

  8. Itu kebayang banget heticnya, Mba harus mempersiapkan semua sendiri tanpa panitia.. jadi host, jadi narsum juga… hahahaha.. hebat-hebat ini para ibu hexagon city.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

Tips

7 Inspirasi Tukar Kado Saat Lebaran

Lebaran sebentar lagi. Sudahkah menyiapkan kado untuk yang tersayang? Ya, hari raya termasuk lebaran akan semakin meriah dengan tradisi tukar kado. Biasanya tradisi tukar kado

Cerita Bunda

Terima Kasih, Diriku

Wah, nggak terasa sudah masuk hari terakhir KEB Berbagi Cerita. Sepekan sudah berbagi cerita Ramadan bersama KEB (Kumpulan Emak Emak Blogger).  Hari terakhir temanya kok