Ibu Pembaharu Jurnal Keempat : Membuat Tujuan SMART dan Sumber Daya

Share This Post

Metode SMART

Tak terasa sudah memasuki materi keempat Ibu Pembaharu. Pada materi ini semua mahasiswa Bunda Saliha diminta untuk menentukan tujuan. What? Bukannya sudah ya?

Hehe tenang dulu, memang sih sudah. Tapi harus di cek lagi, sudahkah tujuan yang dibuat itu SMART? 

Hmm apa pula SMART itu? 

Pentingnya Membuat Tujuan

Menentukan tujuan itu penting. Apa jadinya jika kita tidak punya tujuan? Begitu juga saat melangkah bersama tim Bengkel Bunda di Ibu Pembaharu ini. Tentunya masing-masing tim harus punya tujuan. 

Banyak sekali manfaat yang didapat jika kita membuat tujuan, diantaranya : 

1. Memiliki keyakinan akan tujuan yang dibuat.

2. Memiliki perencanaan yang terperinci untuk mencapai kesuksesan. 

3. Tidak menunda dan melakukan tugas yang penting guna mempercepat mencapai tujuan. 

4. Memenuhi harapan dan menentukan tujuan selanjutnya atau tujuan baru dan mencapai kesuksesan baru. 

Pada kuliah Bunda Saliha ini, setiap tim harus memiliki tujuan. Tetapi juga tidak boleh sembarangan dalam menentukan tujuan. 

Saat menentukan tujuan tim, cek dulu. Jangan membuat tujuan yang terlalu mudah, sebab nantinya akan membosankan. Jangan pula terlalu sulit agar tidak frustasi. Pun jangan buat yang muluk-muluk, yang tak sesuai kemampuan. 

Lalu? tujuan bagaimana yang harus dibuat? Tujuan yang SMART

Metode SMART dalam Menentukan Tujuan

SMART adalah singkatan dari kata Specific, Measurable, Attainable, Relevant dan Time bound. Metode SMART ini dicetuskan oleh George T. Duran pada tahun 1981. 

Syarat tujuan yang SMART adalah clarity (jelas), challenge (punya tingkat kesulitan tinggi tetapi mudah diraih), commitment (harus berkomitmen) dan feed back (informasi untuk evaluasi). 

Bagaimana membuat tujuan yang SMART? 

Yuk kita bahas masing-masing komponenya. 

Spesific (Spesifik)

Pertama, buat tujuan yang jelas dan spesifik. Cara sederhana membuat tujuan yang jelas adalah dikembangkan dari metode 5 W : 

⏺️ What : apa yang ingin dicapai

⏺️ Why : mengapa tujuan itu penting? beri alasan yang jelas 

⏺️ Who : siapa saja yang terlibat dalam pencapaian tujuan?

⏺️ Where : dimana lokasi untuk mencapai tujuan tersebut?

⏺️ Which : sumber daya apa yang ingin dilibatkan? 

Measurable (Terukur)

Memiliki tujuan yang terukur akan membuat kita termotivasi dalam mencapainya. Buat target yang ingin dicapai beserta KPI (key performance indicator) nya.  

Achievable (Dapat diraih)

Buat tujuan yang realistis. Sesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Jangan terlalu banyak membuat tujuan. Satu tujuan cukup. Misalnya dalam waktu 3 bulan mencapai satu tujuan. 

Relevant (Relevan)

Tujuan yang relevan adalah tujuan yang bermanfaat dan sejajar dengan tujuan lainnya. 

Time-Bound (Jangka Waktu)

Menentukan waktu dalam mencapai tujuan itu penting. Jangka waktu ini akan memudahkan kita mencapai tujuan yang telah dibuat. 

SMART Goals Bengkel Bunda

SMART GOALS

Lalu, apakah Bengkel Bunda sudah punya tujuan SMART alias SMART Goals? Sudah dong. 

Tujuan SMART Bengkel Bunda adalah : Selesai dengan diri sendiri.

Spesific (Spesifik) 

WHAT

⏺️ Mengenal potensi dan kekurangan diri untuk menaikan kualitas diri. 

⏺️ Menguasai 1 bidang yang diinginkan/dibutuhkan (softskill)

⏺️ Memotivasi/ menginspirasi para perempuan yang mengalami kendala rasa tidak pede. 

WHY: karena ini akan menaikan kualitas diri

WHO: semua member tim

WHERE :  Lingkungan Bengkel Bunda

WHEN: 30 Desember 2021

Measurable (Terukur)

⏺️ Bahagia saat tahu tidak pede. 

⏺️ Merespon dengan baik.

⏺️ Rasa tidak pede dijadikan landasan untuk belajar. 

Achievable (Dapat Diraih)

Mengenal kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan bisa menjadikan kekurangannya ini bermanfaat. 

Relevant (Relevan)

Menguasai 1 bidang yang diinginkan/dibutuhkan. 

Time-Bound (Jangka Waktu)

30 Desember 2021

Milestone Bengkel Bunda

Ibu Pembaharu

Setelah membuat SMART goals, kami pun menentukan milestone. Ada tiga milestone yang kami buat. 

Milestone 1: akhir oktober 2021

⏺️ Menuangkan hal2 yg sudah dicapai dengan diri sendiri. 

⏺️ Kenali potensi dan kekurangan diri. 

⏺️ Tdk melakukan pembenaran terhadap kekurangan

⏺️ Leader membacakan potensi kekuatan dan kelemahan setiap member

Milestone 2: 30 November 2021

Membuat indikator pencapaian sesuai potensi pribadi.

Pembuatan rencana untuk mencapai indikator (point 1).

Baca Juga : Memahami Masalah Menggunakan Metode Starbursting

Setiap member membuat KPI sendiri dan mendiskusikan hasil KPI dalam tim.

Milestone 3 : 30 Desember 2021

Menindaklanjuti KPI sendiri dari Milestone 2 dan kami sudah selesai dengan diri sendiri.

KPI (Key Performance Indicator) Bengkel Bunda

Berikut beberapa contoh KPI Bengkel Bunda.

Belajar Pixel Lab

1. Membuat 1 iklan dlm 1 minggu selama 6 minggu (6 video) 

2. Menambahkan subtitle pada 4 video terakhir 

3. Kombinasi musik berbayar, dlm setiap video/voicer over pada 3 video terakhir

Menyiasati Komunikasi 

1.Menguasai materi/bidang

2. Sering praktek free writing. 

3. Sering bicara depan cermin

4.Memastikan tidak ada salah paham saat berkomunikasi dgn suami, anak, orangtua, teman komunitas.

Mengikuti Marketing Plan

1. Membuat strategi Marketing

2. Latihan Analisa SWOT 

Manajemen Waktu

1. Menerapkan strategi 4 kuadran

2. Membuat to do list harian

3. Mencatat rencana mingguan dan bulanan

4. Memanfaatkan support system yang ada

5. Melakukan pola hidup sehat agar memiliki energi yang cukup melakukan aktivitas sehari-hari

Sumber Daya Tim Bengkel Bunda

Tujuan SMART

Bengkel Bunda terdiri dari lima orang dengan potensinya masing-masing. 

Berikut data sumber daya tim Bengkel Bunda. 

1. Endang Prasdianti 

Soft skill : communication, developer

Hard skill : manajemen dan membaca potensi kekuatan member 

Tugas : memimpin dan menggali kekuatan member

Keahlian : praktisi talent mapping

2. Dian Kusumawardani 

Soft skill : communication, team work dan leadership

Hard skill : menulis, riset dan educator

Tugas : membuat narasi promosi

Keahlian : blogger, content creator

3. Fuji 

Soft skill : communication, positivy

Hard skill : educator, manajemen

Tugas : memberi semangat pada tim agar tetap semangag dan tetap pada jalur yang benar

Keahlian : praktisi bisnis

Baca Juga : Review Jurnal Memahami Masalah Bersama Tim

4. Nunung 

Soft skill : adaptability, communication, teamwork

Hard skill : explorer, mediator dan social network

Tugas : desain grafis

Keahlian : praktisi bekam

5. Fahrina

Soft skill : consistency, responsibility

Hard skill : video, edukator, IT

Tugas : memastikan tim mengerjakan tugas tepat waktu dan tidak ada delay

Keahlian : guru tahsin dan IT

Golden Rules Bengkel Bunda

Agar tim bisa bergerak dengan baik dalam mencapai tujuannya, kami pun membuat aturan tim atau yang disebut sebagai golden rules. 

Berikut adalah golden rules Bengkel Bunda :

1. Mengikuti diskusi group. 

2. Bila TIDAK mengikuti diskusi group atau merespon dalam 24 jam tiga kali berturut-turut dianggap mengundurkan diri dari group. Prioritas Menghindari delay. 

4. Mengambil peran dan melaksanakan tugas; komitmen dan bertanggung jawab

Tidak ada peran minimal dalam group. Dua kali berperan minimal akan ada teguran. Komitmen dan proaktif

5. Komunikasi terbuka

Exit Prosedures

Bagaimana jika ada anggota tim yang berhenti di tengah jalan? Tenang saja, kami juga sudah menyiapkan exit prosedures nya. 

Exit Prosedur Bengkel Bunda merujuk kepada Golden Rules dan didokumentasikan pada notulensi rapat selanjutnya.

Kesimpulan

Berikut adalah kesimpulan dari tujuan yang ingin dicapai tim Bengkel Bunda dalam Kampus Ibu Pembaharu ini. 

SDG : Kesetaraan Gender

Bidang: Self Development. 

Tujuan (SMART): Selesai dengan diri sendiri. 

Indikator: Bahagia ketika tidak percaya diri dan siap menghadapi tantangan 

Demikian adalah SMART goals dari Bengkel Bunda. Kami berharap SMART goals ini bisa dicapai sesuai rencana. 

Doakan kami, ya! 

Terima kasih.

3 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore