Serunya Membuat Lapbook – Hari minggu ini kami tidak ada agenda keluar rumah. Memilih menghabiskan waktu di rumah tentu harus diisi dengan kegiatan yang seru. Chacha mengusulkan membuat lapbook. Hmm baiklah membuat lapbook bisa menjadi agenda menyenangkan di hari libur. Dengan membuat lapbook anak-anak bisa mengisi waktu sambil belajar dengan cara yang menyenangkan.
Apa itu Lapbook
Lapbook adalah sebuah buku project atau folder yang menarik berisi gambar, cerita, tulisan dari topik atau unit studi yang ingin kita pelajari. Lapbook ini tampilannya bermacam-macam, ada yang lipatan kertas seperti map, atau berupa mini book dan ada juga yang berupa folder atau kantung-kantung seperti amplop untuk meletakkan kartu berisi keterangan.
Baca Juga : Dukung Anak Menjadi Atlet E-Sport Bersama ASUS ROG Phone 3
Membuat lapbook tidak hanya menjadi aktivitas bersama untuk menghabiskan waktu di akhir pekan. Lapbook bisa menjadi salah satu bentuk kegiatan belajar Kegiatan belajar menggunakan lapbook adalah semacam proyek kecil yang mengintegrasikan sebuah tema tertentu yang dipilih. Lapbook adalah salah satu cara mendokumentasi kegiatan tematik.
![]() |
| Lapbook Indonesia |
Kegiatan ini sangat menyenangkan, terutama untuk anak-anak yang lebih cenderung visual dan spasial karena belajar dengan media gambar, ketrampilan, dan terlibat langsung dengan sebuah proyek yang dipelajarinya.
Chacha sangat senang membuat lapbook. Ini adalah kali ketiga dia membuat lapbook. Sebelumnya dia membuat lapbook tentang Pancasila dan Indonesia. Hari ini dia ingin membuat labook tentang kucing. Kebetulan kami di rumah punya dua ekor kucing. Jadi bisa dibilang lapbook kali ini juga merupakan rekam jejak peliharaan kami dan juga catatan pengalaman Chacha dalam memelihara kucing-kucingnya.
Manfaat Membuat Lapbook
Belajar tematik menggunakan media lapbook memberikan banyak manfaat. Saya sendiri sebelumnya tak terbiasa dengan proses belajar dengan lapbooking ini. Awalnya mencoba saat baru berkenalan dengan lapbook. Tak disangka pertama kali mencoba sangat menyenangkan. Chacha juga sangat antusias bila diajak membuat lapbook. Sejauh ini saya melihat bahwa proses ini memang sangat bagus buat anak-anak.
Beberapa manfaat dari membuat lapbook antara lain:
1. Memecah kegiatan belajar menjadi aktivitas-aktivitas kecil membuat anak tetap bersemangat belajar dan tak merasa terbebani.
2 Anak membuat prestasi-prestasi kecil melalui kegiatan yang berlangsung hingga tuntas.
3. Anak dapat belajar sesuai kecepatannya masing-masing.
4. Materi belajar tetap menghargai kreativitas dan keunikan setiap anak.
5. Dengan sebuah tema, anak belajar berbagai pelajaran dan mendapatkan stimulus yang beragam, misalnya bahasa, matematika, ilmu alam, ilmu sosial, ketrampilan, stimulus visual, kinestetik, dan sebagainya.
Baca Juga : Percobaan Sains Sederhana – Susu Pelangi
6. Keterkaitan antar-kegiatan di dalam sebuah tema besar membuat anak terbiasa membangun logika keterkaitan antara “pohon dan hutanâ€.
7. Ketrampilan membuat lapbook membiasakan anak untuk berorientasi pada proses.
8. Kegiatan ini sangat sesuai untuk menjadi kegiatan bersama yang dilakukan orangtua dan anak sehingga menguatkan hubungan antara orangtua dan anak.
9. Lapbook adalah sarana pendokumentasian kegiatan belajar anak yang efektif dan bermanfaat untuk menelusuri rekam-jejak proses belajar, ajang-karya (show case) untuk pengawas pendidikan, keluarga, dan teman yang ingin melihat hasil dari proses belajar anak.
Apa yang Dipelajari dari Lapbook
Banyak hal yang bisa dipelajari dari membuat lapbook ini. Belajar dengan media lapbook pada dasaranya adalah proyek belajar tematik. Artinya, anak belajar mengenai sebuah tema tertentu dengan menggunakan berbagai jenis kegiatan yang benang merahnya adalah tema itu.
Misalnya saat Chacha membuat lapbook kucing. Chacha tak hanya belajar tentang apa saja seputar kucing. Dia juga belajar bagaimana mencari informasi seputar kucing. Mulai dari browsing di internet, membaca buku ensiklopedi hingga bagaimana menyusun setiap informasi dalam sebuah lapbook. Tak lupa juga ada sisi kreativitas yang diasah. Bagaimana Chacha menghias lapbooknya agar mudah dibaca.
![]() |
| Lapbook Kucing |
Belajar dengan media lapbook adalah belajar tematik, itu berarti kita dapat menggunakannya untuk belajar tema apa saja yang ingin dipelajari anak. Materi yang dapat dipelajari menggunakan metode lapbook adalah tak terbatas, tergantung pada kreativitas orangtua/guru di dalam memilih tema dan menentukan kegiatan-kegiatan kecil untuk proses pembelajaran.
Setiap lapbook pada dasarnya adalah hasil karya kreatif. Tak ada penilaian salah-benar dalam membuat lapbook. Setiap orangtua dan anak memiliki kebebasan untuk membuat lapbook dengan bentuk dan proses sesuai gayanya.
Langkah Membuat Lapbook
Membuat lapbook itu sangat mudah, berikut langkah-langkahnya :
1. Tentukan tema yang akan dipelajari
2. Sediakan sumber belajarnya, bisa buku atau browsing di internet.
![]() |
| Chacha Membuat Lapbook |
3. Siapkan peralatan dan bahan pembuat lapbook, mulai dari kertas, gunting, lem dan lain sebagainya.
Baca Juga : Membaca Menyenangkan dengan Let’s Read
4. Buat lapbook sesuai kreativitas.
5. Bila sudah jadi, jangan lupa meminta anak untuk mempresentasikan lapbooknya.
6. Jangan lupa dokumentasikan kegiatan membuat lapbook.
Membuat lapbook sangat seru. Anak bisa belajar dengan cara yang menyenangkan. Dan proses membuat lapbook bisa menjadi sarana bonding antara orang tua dan anak.
Bagaimana dengan teman-teman? Apa sudah pernah punya pengalaman membuat lapbook? Bagi yang belum pernah membuat lapbook, apakah tertarik mencoba membuatnya?
Ditunggu ceritanya di kolom komentar ya ???









Leave a Reply