Siapa yang masih ingat, dulu sebelum belajar di sekolah selalu melakukan SKJ (Senam Kesegaran Jasmani)? Kalau buat anak 90 an, dulu sebelum jam pelajaran pertama, wajib ikut SKJ.
Saya masih ingat, saat duduk di bangku sekolah dasar (SD), setiap pagi harus ikut senam. Dulu sih kurang suka sama kegiatan seperti ini. Soalnya, bikin keringetan. Padahal masih pagi, baru masuk sekolah. Hehehe.
Namun, kegiatan aktivitas fisik seperti senam ternyata sangat bermanfaat jika dilakukan sebelum belajar. Ini yang akhirnya membuat saya selalu mengawali kegiatan home education anak-anak dengan aktivitas fisik terlebih dahulu.
Baca Juga : Rutinitas Home Education Aluna
Aktivitas Fisik
Sebenarnya apa sih aktivitas fisik itu? Apakah aktivitas fisik sama dengan olahraga? Aktivitas fisik itu berbeda dengan olahraga.
Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran tenaga/energi dan pembakaran energi. Contohnya, jalan kaki, jogging, push up, senam aerobik, bersepeda, dan lain sebagainya.
Sedangkan olahraga adalah aktivitas fisik yang terstruktur dan terencana mengikuti aturan yang berlaku, tujuannya tidak hanya membuat tubuh menjadi bugar, tetapi juga untuk meraih prestasi.
Manfaat Aktivitas Fisik Bagi Anak
Melakukan aktivitas fisik secara rutin sangat bermanfaat, lho. Saat anak rutin melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari banyak manfaat yang diterima, misalnya :
1. Menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari penyakit
2. Meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh
3. Membakar kalori, mencegah kelebihan berat badan
Baca Juga : Atasi Perut Kembung Pada Anak
4. Meningkatkan rasa percaya diri
5. Mengurangi stress
6. Membuat tidur lebih nyenyak
7. Membuat wajah dan tubuh jadi segar
Manfaat Aktivitas Fisik Sebelum Belajar
Melakukan aktivitas fisik sangat bermanfaat bagi anak. Apalagi, jika dilakukan sebelum belajar.
Anak yang melakukan aktivitas fisik sebelum belajar, bisa lebih pintar, lho! Kemampuan kognitif anak akan meningkat saat mengajaknya melakukan aktivitas fisik sebelum belajar. Demikian hasil studi dari sebuah universitas di Amerika.
Baca Juga : Cerita Anak Bersekolah di Sekolah Murid Merdeka
Tak hanya itu, melakukan aktivitas fisik sebelum belajar juga bisa meningkatkan daya konsentrasi anak. Tentunya daya konsentrasi ini penting ya dalam belajar.
Ini yang saya rasakan. Saat mengajak anak-anak melakukan aktivitas fisik sebelum belajar, anak-anak jadi lebih fokus dan konsentrasi. Mereka juga lebih bugar dan semangat saat mengikuti pelajaran.
Contoh Aktivitas Fisik Sebelum Belajar
Apa saja aktivitas fisik yang kami lakukan? Sederhana, kok.
Sebelum jam belajar mulai, saya mengajak anak-anak melakukan aktivitas fisik seperti jalan-jalan mengelilingi kompleks. Atau kadang juga dengan bersepeda bersama.
Baca Juga : 7 Tips Agar Anak Bermain Di Luar Tetap Aman yang Perlu Diketahui Orang Tua
Bisa juga dengan bermain di taman. Anak-anak memainkan berbagai alat permainan yang ada di taman, seperti ayunan, perosotan, jungkat-jungkit, dan lain sebagainya. Melakukan aktivitas fisik di taman membuat anak-anak senang, sebab mereka bisa sekalian bermain.
Terkadang kami juga main lempar tangkap bola. Atau melakukan olahraga bulutangkis.
Baca Juga : Olahraga yang Bisa Dilakukan Bareng Anak
Kalau cuaca tidak mendukung, kami melakukan aktivitas fisik di rumah. Melakukan peregangan atau senam berirama.
Penutup
Melakukan aktivitas fisik sebelum belajar itu sangat penting. Anak bisa jadi lebih bugar dan pintar. Mereka jadi lebih semangat belajar.
Jadi, tunggu apalagi. Yuk ajak anak-anak melakukan aktivitas fisik sebelum belajar, ya!









Leave a Reply