PT. BPR Mitra Parahyangan Berikan Pendampingan Pada UMKM adalah kabar baik yang saya ketahui saat mengikuti webinar beberapa hari lalu. Ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM, khususnya di daerah Jawa Barat. PT. BPR Mitra Parahyangan ini tak hanya memberikan bantuan modal saja, tetapi juga berikan pendampingan usaha UMKM.
Peran UMKM terhadap Perekonomian Indonesia
Berdasarkan informasi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) pada bulan Maret 2021 lalu, jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 61,07% atau Rp8.573,89 triliun. UMKM mampu menyerap 97% dari total angkatan kerja dan mampu menghimpun hingga 60,42% dari total investasi di Indonesia.
UMKM adalah satu pilar perekonomian Indonesia, UMKM memiliki peran yang signifikan yaitu sebagai berikut:
1. UMKM telah berkontribusi besar terhadap PDB Indonesia yaitu 61,97% dari total PDB nasional atau setara dengan Rp8.500 triliun di tahun 2020.
2. UMKM sukses menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar yakni sekitar 97% dari daya serap dunia usaha di tahun 2020. Jumlah UMKM yang banyak berbanding lurus dengan menyebarnya lapangan pekerjaan di Indonesia sehingga UMKM memiliki andil besar dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
3. UMKM telah menyerap kredit terbesar di tahun 2018 kurang lebih sebesar Rp1 triliun.
Melihat betapa pentingnya peran UMKM ini, tentunya kita semua ingin UMKM bisa terus maju dan berkembang. Sayangnya, modal seringkali menjadi kendala bagi UMKM.
Keterbatasan modal inilah yang biasanya membuat para pelaku UMKM kesulitan mengembangkan usahanya. Para pelaku UMKM ini kemudian mencari cara cepat dapat pinjaman usaha. Salah satunya adalah melalui Bank Perkreditan rakyat (BPR).
Bank Perkreditan Rakyat
BPR menjadi solusi pinjaman praktis UMKM. Mengapa demikian? Apa perbedaan antara BPR dengan Bank Umum?
Pengertian Bank Perkreditan Rakyat
Bank Perkreditan Rakyat adalah Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah, yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Kegiatan BPR jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan kegiatan bank umum karena BPR dilarang menerima simpanan giro, kegiatan valas, dan perasuransian.
Tujuan Bank Perkreditan Rakyat
Tujuan dari BPR adalah untuk fokus melayani masyarakat, khususnya masyarakat atau UMKM di daerah pelosok dan terpencil yang selama ini belum terjangkau secara maksimal oleh layanan bank umum.
Tugas Bank Perkreditan Rakyat
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berjangka, tabungan atau bentuk lainnya.
2.Memberikan kredit kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah.
3. Menempatkan dana dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia, deposito berjangka, sertifikat deposito, atau jenis tabungan lain.
PT. BPR Mitra Parahyangan
Salah satu Bank Perkreditan Rakyat yang memberikan bantuan modal kepada UMKM adalah PT. BPR Mitra Parahyangan. BPR Mitra Parahyangan ini adalah sebuah Bank Perkreditan Rakyat yang beroperasi di daerah Jawa Barat.
BPR Mitra Parahyangan ini memiliki visi “Menjadi BPR yang kuat dan terpercaya di Bandung dan sekitarnya“. Sedangkan misinya adalah “Mensejahterakan para stakeholder baik owner, karyawan, deposan maupun kreditur“.
Visi dan misi dari BPR Mitra Parahyangan ini digambarkan secara jelas dalam logonya, yang memiliki arti sebagai berikut :
Produk dari Bank Perkreditan Rakyat Mitra Parahyangan
BPR Mitra Parahyangan bantu UMKM melalui pemberian modal usaha. Selain itu, BPR Mitra Parahyangan juga memiliki berbagai produk layanan. Produk dari Bank Pengkreditan Rakyat Mitra Parahyangan ini antara lain adalah tabungan, deposito berjangka, kredit kendaraan bermotor, kredit kepemilikan rumah, investasi dan lain sebagainya.
Berikut adalah daftar produk dari Bank Perkreditan Rakyat Mitra Parahyangan :
BPR Mitra Parahyangan Bantu UMKM
BPR Mitra Parahyangan memberikan pendampingan usaha UMKM dengan memberikan kredit modal usaha. Produk RANCAGE dari BPR Mitra Parahyangan ini memberikan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM mikro dan ultra mikro mulai dari 50 hingg 300 juta, sesuai dengan syarat dan ketentuan.
Bagi UMKM yang ingin mendapat bantuan modal dari BPR Mitra Parahyangan, pastikan memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1. Memiliki usaha yang sudah berjalan dan ingin dikembangkan
2. Bersedia disurvei terlebih dahulu
3. Melengkapi syarat-syarat administratif, misalnya foto kopi KTP, KK dan juga NPWP.
4. Memiliki jaminan
PT. BPR Mitra Parahyangan Berikan Pendampingan Pada UMKM
BPR Mitra Parahyangan yang sekadar memberikan bantuan modal usaha saja. Tetapi juga memberikan pendampingan usaha UMKM.
UMKM yang meminjam modal didampingi dengan cara diberikan pelatihan manajemen keuangan. Manajemen keuangan ini menjadi pilar utama dalam kesuksesan usaha UMKM.
Selain itu, pendampingan ini juga untuk memastikan bahwa kredit yang diberikan benar-benar digunakan untuk keperluan mengembangkan usaha. Bukan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.
Dengan begitu, dana pinjaman bisa dikelola menjadi utang produktif yang mampu mengembangkan usaha. Banyak CEO-CEO perusahaan besar yang juga mengelola usahanya dengan bantuan modal. Sebut saja, Bob Sadino, Ciputra, Nadiem Makarim adalah contoh CEO yang sukses mengolah utang produktif.
Bagaimana? Apakah teman-teman yang di daerah Bandung dan sekitarnya tertarik untuk mengembangkan usaha bersama BPR Mitra Parahyangan? Silahkan hubungi langsung BPR Mitra Parahyangan yang beralamat di Jalan BKR Lkr. Sel No. 154A, Cigelereng, Kec. Regol, Kota Bandung, Jawa Barat. Telepon: (022) 52262212.










Leave a Reply