Lakukan 3 M untuk Atasi Masalah Sampah Plastik di Sekolah

Share This Post

Masalah sampah plastik patut menjadi perhatian kita bersama. Di sekolah tentu saja anak tak hanya belajar. Mereka pastinya juga menikmati jajanan yang ada di sekolah. Dimana jajanan tersebut seringkali merupakan makanan kemasan. Tentu saja, sampah plastik di sekolah pun menumpuk. 

Masalah Sampah Plastik di Sekolah

Sampah plastik menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. Bagaimana tidak, Indonesia bahkan tercatat sebagai negara terbesar kedua penghasil sampah plastik di lautan! 

Data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) serta Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa sampah plastik di Indonesia jumlahnya mencapai 64 juta ton/tahun. 3,2 juta ton dari sampah tersebut adalah sampah yang dibuang ke laut.

Dalam hal pencemaran di laut, Indonesia menjadi penghasil sampah plastik laut kedua terbesar di dunia setelah Tiongkok. Negara tirai bambu tersebut menghasilkan 262,9 juta ton sampah sampah di laut. Ini tentu saja membuat Presiden Jokowi Geram. 

Baca Juga : Peran Perempuan Terhadap Lingkungan

Sementara itu, Indonesia menghasilkan 187,2 juta ton, yang kemudian disusul oleh Filipina sebanyak 83,4 juta ton, Vietnam 55,9 juta ton, serta Sri Lanka sebesar 14,6 juta ton. Dari hasil penelitian UC Davis dan Universitas Hasanuddin di pasar Paotere Makassar memperlihatkan kandungan plastik di dalam 23% perut ikan yang menjadi sampel.

Ini tentu bukan sebuah prestasi yang membanggakan. Tentu saja sampah plastik ini harus kita atasi. Dimulai dari tingkat sekolah, sebagai salah satu sumber sampah plastik. 

Bagaimana sekolah tak hanya bertugas dalam memberikan pendidikan ke semua muridnya, tetapi juga ikut turun tangan dalam mengatasi masalah sampah plastik ini. 

3 M untuk Atasi Masalah Sampah Plastik di Sekolah

Masalah sampah plastik di sekolah

Bagaimana mengatasi masalah sampah plastik di sekolah? Mudah. Lakukan 3 M! 

Hmm, pasti di antara kita sudah tak asing dengan istilah 3 M ini. Namun, jangan salah sangka. 3 M disini bukan protokol kesehatan saat pandemi, Memakai masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci tangan. Bukan! Bukan itu. 

3 M yang dimaksud adalah Mencegah, Memilah, dan Mengolah. 3 M ini bisa menjadi cara ampuh atasi masalah sampah plastik di sekolah. 

Mencegah

Mencegah tentu lebih baik dari mengobati. Begitu juga untuk masalah sampah plastik di sekolah ini. Sebelum sampah plastik menumpuk, akan lebih baik jika dicegah. 

Caranya mendorong murid membawa botol minum sendiri, untuk mencegah menumpuknya botol plastik sekali pakai. Jika ingin jajan di kantin, murid bisa membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi kantong plastik. 

Bisa juga membawa wadah makanan sendiri untuk bisa menikmati makanan ataupun jajanan yang ada di kantin. 

Semua ini bisa mencegah menumpuknya sampah plastik di sekolah. 

Memilah

Jika pun tetap menghasilkan sampah plastik, jangan lupa untuk membuang pada tempatnya. Pisahkan tempat sampah di sekolah sesuai jenisnya. Sampah plastik dibuang di tempat sampah khusus. Tak dicampur dengan sampah makanan ataupun jenis sampah lainnya. 

Baca Juga : Field Trip SMM (Sekolah Murid Merdeka Di PLTSa Dan Hutan Pakal Surabaya

Memilah sampah seperti ini akan memudahkan kita dalam mengolah sampah. Sampah plastik yang dikumpulkan jadi satu, bisa dengan mudah dikelola. Entah diserahkan ke bank sampah ataupun dibuat daur ulang. 

Mengolah 

Langkah terakhir dalam mengatasi sampah plastik di sekolah adalah dengan mengolahnya. Sampah plastik yang sudah terpilah bisa dikelola menjadi berbagai produk daur ulang atau dibuat ecobrick. 

Baca Juga : Cara Mudah Mengolah Sampah Organik di Rumah

Ecobrick adalah botol PET yang dikemas padat dengan plastik bekas yang bersih dan kering. Plastik bekas dimasukkan ke dalam botol dan ditekan hingga padat menggunakan tongkat. Ecobrick dapat dimanfaatkan untuk membuat blok bangunan, membuat kursi atau meja dan masih banyak kerajinan yang lain.

Atau bisa juga disetorkan ke bank sampah. Dengan begitu, sampah plastik di sekolah tidak akan menumpuk di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Tidak menjadi masalah baru di TPA. Dan tidak mencemari lingkungan

Penutup

Masalah sampah plastik di sekolah tidak bisa dihindari. Mungkin masih perlu waktu untuk menciptakan sekolah nol sampah

Hal yang perlu dilakukan adalah mengatasi masalah sampah plastik tersebut. Lakukan 3 M untuk atasi masalah sampah plastik di sekolah

Siap? 

Postingan ini diikutsertakan dalam eco literasi aksi melestarikan bumi, Challenge Eco 3Dop Ibuku Content Creator

4 Responses

  1. Iya nih, banyak banget sampah plastik di sekolah, bekas jajanan anak-anak. Kalau enggak diatasi, bisa numpuk tuh sampah plastik.
    Salut saya kalau ada sekolah yang konsisten mearih sekolah nol sampah, biar kata memang penuh tantangan untuk itu 🙂

  2. Ada hal yang gak bisa dihindari kalau di sekolah ya..
    Seperti pembungkus makanan anak-anak, kalau menggunakan plastik akan lebih minim kontaminan dan lebih bersih juga plastik.

    Semoga ada solusi ketika beli jajanan di kantin nih.. agar bisa diet plastik lebih maksimal di sekolah.

  3. Pastinya senang karena ada bank sampah di RT dan sekolah anak
    Sampah plastik diminimalkan jika pun ada dikelola dengan baik
    Jadi bisa difungsikan lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

Tips

7 Inspirasi Tukar Kado Saat Lebaran

Lebaran sebentar lagi. Sudahkah menyiapkan kado untuk yang tersayang? Ya, hari raya termasuk lebaran akan semakin meriah dengan tradisi tukar kado. Biasanya tradisi tukar kado

Cerita Bunda

Terima Kasih, Diriku

Wah, nggak terasa sudah masuk hari terakhir KEB Berbagi Cerita. Sepekan sudah berbagi cerita Ramadan bersama KEB (Kumpulan Emak Emak Blogger).  Hari terakhir temanya kok