
Kelas edukasi menyusui secara online dipilih menjadi jalan terbaik agar tetap bisa mengedukasi para ibu selama masa pandemi. Hari minggu kemarin saya berkesempatan menjadi pemateri pada acara SELAMI MENYUSUI 4.
Konselor Menyusui
Sudah empat tahun terakhir saya menjadi seorang konselor menyusui. Konselor menyusui adalah profesional berpengalaman yang membantu ibu mengatasi kesulitan yang mungkin mereka alami saat menyusui. Konselor laktasi dapat membantu para calon ibu mempersiapkan mental dan fisik untuk menyusui.
Menyusui bukanlah sebuah proses yang mudah. Banyak faktor yang menjadi pendukung kesuksesan menyusui, diantaranya adanya informasi dan dukungan.
Setiap ibu yang akan menyusui bayinya tentu harus memiliki informasi yang cukup seputar kegiatan menyusui. Mulai dari bagaimana posisi menyusui yang tepat, bagaimana cara meningkatkan produksi ASI hingga bagaimana bisa tetap memberikan ASI bila ibu tidak ada di samping bayi.
Baca Juga : Kunci Sukses Menyusui
Ibu menyusui juga butuh dukungan dari banyak pihak. Selain suami sebagai pendukung utama, ibu juga perlu dukungan dari profesional. Dukungan ini yang nanti bisa membantu ibu dalam mengatasi berbagai tantangan menyusui. Misalnya bila puting lecet, bagaimana jika bayi menolak menyusu dan tantangan-tantangan menyusui lainnya.
Disinilah peran penting seorang konselor menyusuu. Konselor menyusui membantu ibu memberikan beragam informasi seputar menyusui yang valid. Konselor menyusui juga yang nantinya mendukung ibu bila mengalami kesulitan dan tantangan dalam proses menyusui.
SELAMI Menyusui 4
![]() |
| saya ketika menjadi pemateri dalam kelas edukasi menyusui |
Selain menjadi konselor menyusui saya juga relawan di AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui) Cabang Jawa Timur. AIMI adalah sebuah organisasi nirlaba yang membantu para ibu agar sukses menyusui.
Salah satu kegiatan rutin AIMI adalah mengadakan kelas edukasi. Ada dua jenis kelas edukasi, yaitu kelas edukasi menyusui dan kelas edukasi MPASI (Makanan Pendamping ASI). Kelas edukasi biasanya diadakan selama satu bulan sekali.
![]() |
| Panitia dan Peserta SELAMI 4 Berfoto Bersama |
Masa pandemi seperti ini AIMI tidak mengadakan kelas edukasi menyusui dengan pertemuan tatap muka langsung. Kelas edukasi dilakukan secara online, dengan nama SELAMI (Sesi Online AIMI). SELAMI diadakan secara rutin setiap bulan. Biasanya diadakan pada hari Sabtu dan Minggu.
Setiap bulan akan ada AIMI pusta dan cabang yang bergiliran mengadakan SELAMI. Kebetulan hari minggu kemarin menjadi giliran AIMI Jawa Timur. Dan saya menjadi salah satu pematerinya.
![]() |
| Saya Ketika Memperagakan Posisi Menyusui |
SELAMI yang kami selenggarakan kemarin adalah SELAMI Menyusui 4. SELAMI Menyusui 4 ini membahas aneka macam tantangan menyusui, mulai dari puting lecet, payudara bengkak, nurshing strike hingga tips menyapih dengan kasih.
![]() |
| saya ketika memperagakan pijat payudara |
Baca Juga : Cara Memberikan ASI yang Benar
Pembahasan beragam tantangan menyusui ini tidak bermaksud untuk menakut-nakuti para ibu. Tetapi lebih untuk mempersiapkan para ibu agar siap menghadapi bermacam-macam tantangan tersebut. Jika memang mengalaminya, ibu akan sigap mengatasinya.
![]() |
| saat menunukkan berbagai media pemberian ASIP |
Persiapan Mengajar Online
Sebelum acara berlangsung saya melakukan berbagai persiapan, agar nanti bisa lancar dalam pelaksanaannya. Beberapa hal yang dipersiapkan sebelum acara adalah :
a. Materi :
Materi adalah hal pertama yang harus disiapkan. Kebetulan untuk slide materi sudah disediakan oleh AIMI Pusat. Saya tinggal membaca dan memahami materi dengan baik. Agar bisa lancar saat memberikan edukasi pada para ibu menyusui.
b. Simulasi Kelas :
Bersama teman-teman lain yang juga bertugas di SELAMI 4, kami melakukan simulasi kelas. Simulasi kelas ini membantu kami agar nanti lebih siap dan lancar saat pelaksanaan acara.
c. Peralatan Pendukung
![]() |
| Konseling KIt |
Sebelum acara dimulai saya mempersiapkan peralatan pendukung yang dibutuhkan, yaitu konseling kit. Konseling kit adalah pearalatan yang biasa dibawa oleh konselor menyusui saat akan memberikan pendampingan pada ibu menyusui. Konseling kit terdiri dari boneka bayi, boneka payudara dan alat-alat pemberian ASIP (ASI Perah).
Konseling kit ini akan saya butuhkan saat memperagakan berbagai posisi meyusui ataupun menjelaskan anatomi payudara hingga memperkenalkan beragam media pemberian ASIP.
d. Teknologi yang Mendukung
Mengadakan kelas edukasi menyusui secara online tentu membutuhkan teknologi yang mendukung. Mulai dari laptop hingga jaringan internet. Sebelum kelas berlangsung saya sudah mempersiapkan laptop yang sudah terisi penuh dan meletakkan kabel charger disekitar laptop. Agar sewaktu-waktu bila dibutuhkan saya tak perlu mencari-cari lagi.
Saya juga sudah memastikan jaringan internet di rumah sudah terkoneksi dengan baik. Tinggal berdoa semoga tetap lancar koneksinya saat kelas sedang berlangsung.
Baca Juga : Tips Menyapih dengan Kasih
Kesan Mengajar Kelas Edukasi Secara Online
Saya memang sudah berkali-kali mengajar secara online saat pandemi. Saat pandemi saya beberapa kali menjadi narasumber di kelas-kelas online seputar kepenulisan dan parenting. Tetapi bila mengajar kelas edukasi menyusui adalah sebuah pengalaman pertama.
Meski pengalaman pertama, kemarin saya bisa melaluinya dengan cukup baik. Ini semua juga berkat dukungan teman-teman AIMI Jawa Timur lainnya yang juga bertugas bersama saya kemarin.
Semua materi bisa tersampaikan dengan baik. Semua pertanyaan juga sudah dijawab dengan baik. Para peserta juga antusias mengikuti kelas. Alhamdulillah.
Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya. Saya berharap bisa berkesempatan kembali mengisi acara SELAMI berikutnya. Dan semoga peserta bisa terbantu dengan pelaksanaan SELAMI ini.
Semoga semakin banyak ibu yang berhasil menyusui bayinya. Srmoga semakin banyak bayi yang mendapatkan ASI. Sebab ASI adalah nutrisi terbaik bagi bayi.












Leave a Reply