Lima tahun terakhir ini saya aktif menjadi remote worker. Saya senang bisa tetap produktif meski di rumah, tetapi pengalaman mata kering akibat terlalu lama menatap layar menjadi hal yang harus saya tanggung. Bagaimana tak menatap layar, semua pekerjaan saya di startup pendidikan dilakukan secara online. Mulai dari menulis artikel seputar pendidikan, membuat bank soal, membuat perangkat pembelajaran, bahkan mengajar pun saya lakukan secara online. Untungnya, saya bertemu dengan Insto Dry Eyes, obat mata kering paling ampuh. Pekerjaan saya pun lancar, saya jadi makin semangat melakukan e-learning.
Bersyukur sekali bisa hidup di era digital seperti ini. Digitalisasi tak hanya memudahkan hidup , tetapi juga memperluas peluang. Itulah yang saya alami. Sejak tahun 2010 saya sudah berkecimpung dalam dunia pendidikan. Namun, lima terakhir ini saya mengambil kesempatan baru. Terlibat dalam pembelajaran jarak jauh (e-learning).
Awalnya, saya hanya aktif menulis artikel seputar pendidikan. Tetapi, seiring berjalannya waktu, kesempatan lain terbuka lebar. Saya pun diajak menjadi bagian dari tim bank soal, tim pembuat konten perangkat pembelajaran, hingga melakukan pembelajaran secara online.
Tentu saja semua itu membuat interaksi saya dengan layar semakin intens. Saya perlu mencari informasi seputar tulisan di internet. Saya juga harus membuat soal dan perangkat pembelajaran di komputer. Belum lagi harus mengajar via aplikasi video conference. Sama seperti pekerja kantoran, remote worker seperti saya pun bekerja 8 jam sehari. Kalau dihitung, rata-rata saya menatap layar sebanyak 8-10 jam per hari. Mata pun pegel dan sepet. Saya terkena mata kering.
Apakah Mata Kering Berbahaya?
Mata kering atau disebut juga keratokonjungtivitas sicca adalah kondisi dimana air mata tak mampu lagi memberikan kelembapan yang memadai. Gejalanya biasanya mata pegel, mata sepet, dam mata kering.
Mata kering ini sangat umum terjadi. Di Indonesia, setiap tahunnya ada dua juta orang yang didiagnosa terkena mata kering. Peluang terkena mata kering semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Perempuan yang memasuki pascamonopause lebih rentan terkena mata kering.
Umumnya mata kering bisa didiagnosa sendiri tanpa bantuan ahli. Mata kering tidak berbahaya selama bisa segera ditangani. Namun, menjadi berbahaya jika mata kering disertai dengan mata merah, iritasi, gatal, hingga nyeri. Di sini bantuan ahli sangat dibutuhkan.
Mata Kering Gara-gara Apa?
Mata kering terjadi karena mata tak lagi mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Ada dua hal umum yang menjadi penyebabnya, yaitu penurunan produksi air mata dan peningkatan penguapan air mata.
Penurunan produksi air mata di kelenjar mata bisa terjadi karena bertambahnya usia, pengaruh penyakit tertentu seperti diabetes, gangguan hormon tiroid, lupus, dan kekurangan vitamin A. Bahkan, penurunan produksi air mata ini juga bisa terjadi karena terapi radiasi atau operasi laser mata.
Sedangkan peningkatan penguapan air mata bisa terjadi karena mata kurang berkedip. Aktivitas membaca buku atau menatap layar terlalu lama membuat mata kurang berkedip, akibatnya mata kering. Polusi udara serta cuaca kering dan berangin juga bisa menyebabkan mata kering.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Mata Kering?
Gejala mata kering pun bervariasi. Mulai dari yang ringan hingga berat. Gejala tersebut bisa mempengaruhi satu atau kedua mata.
Beberapa gejala umum mata kering yang harus kita waspadai adalah:
- Mata merah
- Mata terasa panas
- Mata pegel
- Mata sepet
- Mata berair karena adanya iritasi pada mata
- Sensitif terhadap cahaya matahari
- Penglihatan terasa buram dan membaik jika berkedip
Video di bawah ini memudahkan mengenali gejala mata kering.
Bila merasakan gejala-gejala diatas, maka lakukan sesuatu untuk mengatasi mata kering. Saat terkena mata kering hal yang harus dilakukan adalah melindungi mata dari kondisi yang menyebabkan mata kering, gunakan kacamata saat beraktivitas di luar rumah. Gunakan penyaring udara di dalam ruangan.
Atur waktu bekerja di depan layar. Bila memang harus terus-terusan menatap layar seperti saya, jangan lupa untuk istirahat sejenak. Konsumsi juga makanan yang mengandung asam lemak omega 3 dan bila perlu minum suplemen vitamin A.
Tak lupa, sediakan juga obat mata kering yang bisa membantu melembapkan dan menggantikan fungsi air mata.
Insto Dry Eyes, Obat Mata Kering Paling Ampuh
Bicara tentang obat mata kering, pilihan saya jatuh pada Insto Dry Eyes. Dari dulu, Insto adalah merek yang terkenal untuk obat tetes mata.
Insto Dry Eyes ini memiliki bahan aktif sebagai air mata buatan. Ini membuat Insto Dry Eyes mampu mengatasi gejala kekeringan pada mata, meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan air mata (biasanya pada penderita rheumatoid arthritis, keratoconjunctivitis dan xerophthalmia). Insto Dry Eyes ini juga bisa digunakan sebagai pelumas pada mata palsu.
Semua ini membuat Insto Dry Eyes menjadi obat mata kering paling ampuh. Apalagi, ukurannya 7,5 ml, memudahkan untuk dibawa kemana saja. Insto Dry Eyes menjadi salah satu barang wajib di meja kerja sekaligus dalam tas saya saat bepergian.
#InstoDryEyes sangat membantu saya dalam menjalankan pekerjaan sebagai remote worker di startup pendidikan. INSTO DRY EYES menjadi #SolusiMataKering bagi saya. Saya pun makin semangat berkarya dalam bidang e-learning.







Leave a Reply