Kesehatan anak selalu jadi perhatian utama bagi seorang ibu. Begitu juga dengan saya, kesehatan anak adalah prioritas utama. Apalagi, setelah pandemi seperti ini ternyata masih banyak virus dan bakteri yang bisa mengancam kesehatan anak, termasuk virus varian COVID yang terbaru.
Belum lagi beberapa hari terakhir ini, kita semua digemparkan dengan berita bahwa obat sirup anak banyak yang terkontaminasi. Akibatnya bisa fatal jika anak mengonsumsi obat yang terkontaminasi ini. Anak bisa terkena gagal ginjal!
Duh, ini bikin panik para ibu. Bagaimana kalau anak-anak jatuh sakit? Minum obat apa jika obat sirup terkontaminasi?
Mau tak mau, saya pun semakin getol menjaga imunitas anak. Daripada nanti pusing mau kasih obat apa saat anak sakit, lebih baik saya perkuat daya tahan tubuh anak. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?
Jaga Daya Tahan Tubuh Anak di Musim Hujan
Saat ini, menjaga daya tahan tubuh anak itu tidak mudah. Banyak sekali tantangannya. Apalagi sekarang musim hujan. Daya tahan tubuh anak semakin rentan.
Setiap hari, di grup WAG sekolah ada saja cerita anak yang sakit. Seolah bergiliran, setiap hari muncul berita seorang anak sakit.
Baca Juga : 7 Cara Belajar Panca Indra yang Seru dan Menyenangkan
Sakitnya pun beragam, rata-rata demam, flu, batuk, pilek, hingga diare. Penyakit khas saat musim hujan tiba.
Meski cukup menantang, saya tidak menyerah. Saya melakukan beberapa cara untuk memastikan imunitas anak terjaga.
Berikut beberapa cara untuk menjaga daya tahan tubuh anak di musim hujan.
1. Memberikan makanan bergizi
Saya selalu memastikan agar anak makan makanan bergizi. Anak-anak mengonsumsi makanan gizi seimbang sesuai porsinya. Tak hanya karbohidrat dan protein saja, tetapi kebutuhan akan serat dari buah dan sayur juga harus terpenuhi. Makanan bergizi menjadi senjata tubuh untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit.
Baca : Pekan ASI Sedunia 2022
2. Berolahraga
Berolahraga itu penting, termasuk bagi anak-anak. Setelah shalat subuh, saya rutin ajak anak-anak berolahraga sebentar. Mulai dari bersepeda, jalan kaki, atau sekadar bermain bulu tangkis. Anak-anak rutin olahraga pagi. Dengan berolahraga, tubuh menjadi kuat dan sehat.
Baca Juga : Pentingnya Aktivitas Fisik Sebelum Belajar
3. Istirahat cukup
Saya selalu memastikan anak-anak beristirahat secara cukup. Istirahat yang cukup ini penting, lho. Saat kita tidur, tubuh akan melakukan regenerasi sel dan memproduksi antibodi secara maksimal.
4. Menjaga kebersihan tubuh
Tubuh yang bersih akan terhindar dari berbagai penyakit. Saya selalu memastikan agar kebersihan tubuh anak terjaga. Mandi 2x sehari dan selalu cuci tangan sebelum makan.
5. Mematuhi protokol kesehatan
Meski pandemi telah berlalu, mematuhi protokol kesehatan tetap wajib dilakukan. Anak-anak tetap memakai masker saat keluar rumah. Selalu menjaga kebersihan tangan, baik dengan mencuci tangan maupun hand sanitizer. Anak-anak juga saya batasi untuk berinteraksi dengan kerumunan orang. Tetap melakukan social distancing.
Baca Juga : 7 Tips Agar Anak Bermain Di Luar Tetap Aman yang Perlu Diketahui Orang Tua
6. Memberi suplemen imunitas
Saya juga memberi suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Suplemen imunitas bisa membantu meningkatkan imunitas anak. Jika imunitasnya kuat, tubuhnya akan mampu melawan virus, bakteri, maupun parasit penyebab penyakit.
Tapi, adakah suplemen yang aman bagi anak? Ada dong! Kebetulan saya bisa menemukan suplemen praktis, berbentuk tablet kunyah. Ini jadi alternatif selain sirup.
Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak dengan Interlac + Vitamin D3 di Musim Hujan
Saya sudah rutin memberikan suplemen imunitas untuk Aluna sejak musim hujan tiba. Alhamdulillah, hingga kini Aluna jarang sakit. Jika pun sakit, biasanya proses penyembuhannya lebih cepat.
Penasaran suplemen imunitas apa yang saya berikan kepada Aluna?
Interlac + Vitamin D3 adalah suplemen andalan saya dalam menjaga daya tahan tubuh Aluna. Interlac + Vitamin D3 ini adalah suplemen probiotik sekaligus vitamin D3 pertama di Indonesia.
Tablet kunyah dengan rasa jeruk ini bisa dikonsumsi anak usia dua tahun hingga dewasa. Rasa disukai anak, sehingga saat mengonsumsi suplemen mudah, tanpa drama.
Interlac + Vitamin D3 ini bisa dikonsumsi setiap hari. Jangan khawatir, keamanan suplemen ini sudah teruji. Interlac + Vitamin D3 ini aman tanpa cemaran EG dan DEG.
Kandungan Lactobacillus reuteri DSM 17938 dan vitamin D3 nya, membuat suplemen ini punya manfaat double. Interlac + Vitamin D3 tak hanya menjaga daya tahan tubuh anak, tetapi juga menjaga kesehatan saluran cerna.
Teman-teman bisa membeli suplemen berupa tablet kunyah, alternatif selain sirup ini di apotek terdekat, bisa juga di baby store langganan maupun marketplace.
Tapi, jangan sampai membeli produk yang palsu, ya! Cari tahu informasi lengkap tentang produk Interlac di Instagram @interlacprobiotics, dapatkan juga informasi seputar kesehatan anak di sana, pasti makin jago dan anti panik dalam menjaga kesehatan anak!
Demikian cerita saya tentang bagaimana menjaga daya tahan tubuh anak di musim hujan saat obat sirup terkontaminasi. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!
Salam sehat 🙂









Leave a Reply