Ramadan telah tiba. Semua umat muslim di dunia menjalankan ibadah puasa. Puasa menjadi kewajiban bagi orang-orang yang beriman.
Puasa wajib bagi yang sudah memasuki usia baligh. Lalu, bagaimana dengan anak-anak? Anak-anak memang belum diwajibkan berpuasa. Namun, tak ada salahnya jika mulai mengenalkan anak dengan puasa.
Lalu, kapan waktu yang tepat untuk ajak anak berpuasa?
Mengajak Anak Berpuasa
Mengajak anak berpuasa bukan berarti mewajibkan anak untuk puasa. Sebab, menurut agama, puasa diwajibkan bagi yang sudah berusia baligh. Sehingga, orang tua tak perlu memaksa anak.
Cukup kenalkan anak dengan ibadah puasa. Mengajak anak untuk ikut makan sahur dan berbuka. Berikan suasana bahagia saat berpuasa. Agar terbentuk imaji positif pada anak tentang ibadah puasa ini.
Kapan Saat yang Tepat Ajak Anak Berpuasa?
Mungkin orang tua masih bingung, kapan ya saat yang tepat untuk mengajak anak berpuasa.
Takut terlalu dini, sehingga bisa mengganggu kesehatan anal. Tapi, kalau terlambat memulai, khawatir nanti saat baligh anak belum siap berpuasa.
Bagaimana dengan pendapat para ahli? Kapan saat yang tepat ajak anak berpuasa?
Menurut Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Prof Dr Damayanti Rusli Sjarif, Ph.D, Sp.A(K), anak dapat berpuasa di usia berapa pun.
Baca Juga : Posyandu Fair ; Bersama Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat Berprestasi
Menurutnya, jika anak sudah siap untuk berpuasa, dan tertarik maka orang tua dapat mengajaknya untuk berpuasa.
Apakah Anak Balita Boleh Diajak Puasa?
Bagaimana dengan anak balita? Apakah anak balita boleh diajak puasa?
Tentu boleh, namun tidak dipaksa untuk benar-benar puasa hingga adzan magrib.
Ajak anak balita untuk ikut makan sahur dan berbuka. Kemudian, kenalkan puasa secara bertahap. Misalnya, puasa hingga pukul 10 pagi. Bila anak mampu, tingkatkan lagi hingga waktu dhuhur.
Baca Juga : Atasi Perut Kembung Pada Anak Saat Puasa
Puasa dhuhur menjadi pilihan bagi orang tua untuk mengajak anak berpuasa. Nanti jika sudah berusia 8 tahun, baru perkenalkan untuk puasa hingga magrib.
Ajarkan Makna Puasa Pada Anak
Jangan lupa, saat ajak anak puasa tanamkan juga makna puasa. Bahwa puasa tak sekadar menahan haus dan lapar juga. Namun juga menjadi sarana untuk melatih diri.
Baca Juga : 5 Menu Sahur Praktis dan Sehat untuk Anak
Jadikan Ramadan tak hanya mengajak anak berpuasa saja, namun juga melakukan berbagai kegiatan positif. Mulai dari membaca Al Quran, melakukan safari masjid, berbagai pada sesama dan lain sebagainya.
Penutup
Bulan Ramadan adalah bulan mulia. Ajak anak menikmati kemuliaan Ramadan dengan bahagia. Ajak anak berpuasa tanpa memaksa.Â
Selamat berpuasa 🙂







Leave a Reply