Siapa disini yang sering bingung mau masak setiap harinya? Hehe, jangan bingung lagi. Kalau mau nggak bingung mau masak apa tiap hari, food preparation adalah solusinya.
Food preparation jadi agenda wajib bagi saya setiap akhir pekan. Meskipun banyak work from home, rasanya mager banget kalau tiap hari harus ke tukang sayur. Jadi, biasanya saya seminggu sekali belanjanya. Belanja langsung banyak gitu. Paling, yang sering beli lagi ya tahu dan tempe, karena kan nggak bisa stok banyak. Telur juga, karena ini protein paling mudah diolah dan favorit di rumah.
Nah, kemarin saya sudah belanja buat persiapan masak 7 hingga 10 hari ke depan. Dengan catatan, mood memasak saya ada dan tidak banyak agenda di luar rumah. Kan, manusia cuma bisa berencana, yang penting saya sudah punya niat baik untuk memasak, hehe.
Biasanya, saya masak dua menu, kalau lagi pengen masak pedas. Menu anak-anak nggak pedas. Biasanya masak 2x. Masak pagi untuk sarapan dan makan siang, masak sore untuk makan malam. Dengan catatan, saya nggak kecapekan.
Terus, kalau capek gimana? Ya, nggak masak lah. Tinggal telepon catering langganan. Lha, kok sudah belanja nggak dimasak? Ya, itu tadi. Manusia berencana, Tuhan menentukan. Jangan khawatir busuk belanjaannya. Kan disimpan di lemari es.
Kalau ada yang nanya, budget berapa tiap belanja? Fyi, saya tiap belanja nggak ada budget, ya yang penting uangnya cukup. Mana tahu saya frugal living. Pokoknya, uang bisa cukup buat belanja, bayar tagihan bulanan, bayar cicilan, tabungan, investasi, dan hura-hura. Wes, pokok e cukup!! Lek nggak cukup? Yo dicukup-cukupno!
Kemarin saya belanja :

- Udang
- Pindang
- Telur
- Tahu
- Tempe
- Sayap ayam
- Ikan patin
- Cecek
- Sawi putih
- Wortel
- Cambah
- Terong
- Kacang panjang
- Ebi
- Santan instan
- Bumbu instan
- Oyong
- Kekian
- Cabe

Nah, ternyata di lemari es masih ada ayam fillet dua kotak, chicken katsu, kekian, tuna kaleng, dan tofu. Yawes, diolah saja buat menu pekan ini.
Baca Juga : Bagaimana, Ibu Homeschooler Mengelola Waktu
Terus, semua bahan itu diolah apa saja? Oke, coba saya buat menu 10 hari, ya! Dengan caratan, tahu, tempe, dan telurnya sering refill ya, jadi nggak pas belanja kemarin saja. Menunya buat 4 orang ya, dua dewasa dan 2 anak.
Ini adalah contoh food preparation untuk 10 hari.
Minggu :
- Tumis wortel telur
- Sayur lodeh (isinya kacang panjang, terong, dan cecek)
- Tahu dan tempe goreng
- Ayam goreng
Senin :
- Chicken katsu
- Tumis cambah wortel
- Pindang kuah santan
Selasa :
- Tumis kacang panjang kekian
- Tahu tempe goreng
- Nasi goreng tuna
Baca Juga : Resep Roti Gulung Sosis Keju, Bekal Anak yang Sehat dan Praktis
Rabu
- Sambal goreng terong udang
- Tumis sawi tahu
- Tempe goreng
Kamis
- Sop oyong
- Tahu goreng
- Kekian goreng
- Telur Pontianak
Jumat
- Tumis sawi telur
- Ayam teriyaki
- Tahu goreng
Sabtu
- Patin kuah santan
- Tofu teriyaki
- Tempe goreng tepung
Minggu
- Cap jay
- Ayam popcorn
Baca Juga : Pengalaman Intermittent Diet Fasting, Turun 10 kg!
Senin
- Opor telur tahu
- Mie goreng
Selasa :
- Tumis udang wortel
- Telur dadar
- Ayam lada hitam
Nah, itu tadi food preparation menu 10 hari. Membuat food preparation ini sangat memudahkan emak blogger seperti saya ini. Saya nggak harus belanja setiap hari. Pun, nggak akan bingung mau masak apa tiap harinya.
Baca Juga : Tips Masakan Simple Tanpa Ribet
Bagaimana dengan teman-teman? Apa juga melakukan food preparation ini? Boleh lho, share juga contoh menu hariannya di kolom komentar.
Terima kasih.







Leave a Reply